oleh

Kronologi Mes Guru SDI Naimata Ludes Terbakar

RADARNTT, Kupang – Peristiwa naas menimpa dua warga RT 06 RW 02 kelurahan Naimata kecamatan Maulafa Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedua warga tersebut berprofesi Guru yang bertugas mengajar pada SD Inpres Naimata dan menempati dua ruang Mes Guru yang ludes dilalap api, Senin (29/6/2020).

Ini kronologi yang diceritakan Donatus Endi:

Sekitar pukul 09.30 Wita Donatus Endi suami Monica Ursula Naraha yang menempati salah satu bagian Mes Guru yang terbakar sedang berada di belakang rumah mencuci pakaian, sambil tada air, saat ia mengangkat embar air yang sudah penuh lalu dimasukan ke dalam mesin cuci, tiba tiba dia melihat ada asap telah penuhi rumah bagian belakang.

Dari kondisi itu, dia masuk kedalam rumah melalui pintu dapur namun tidak bisa lewat karena api lebih ganas, bahkan dirinya sempat tertimpa kayu arang panas sambil teriak kebakaran, kemudian dirinya kembali ke depan lewat samping barat rumah matikan meteran listrik.

Kemudian dirinya masuk dari pintu depan masuk ke kamar untuk menyelamatkan berkas dan dokumen penting, namun sesampainya di kamar sudah tidak bisa lihat apa apa karena sudah tertutup asap, akhirnya Doni cuman lihat cahaya pada jendela kamar yang saat itu terbuka, dirinya selamatkan diri melompati jendela dalam kondisi lemes dan sesak nafas karena tidak tahan panas dan asap tebal. Sesampainya diluar dirinya sudah tidak tau lagi karena sempat tidak sadarkan diri.

Donatus Endi juga mengatakan seluruh barang miliknya sekeluarga ludes dilahap api, sisa hanya pakaian di badan.

Sementara, Theodorus Fallo kaget dan panik dengan kejadian yang menimpa dua keluarga tersebut, dirinya tidak tahu penyebab kebakaran Mes Guru SD Inpres Naimata tersebut, saat kejadian dirinya hanya bisa menyelamatkan sebagian kecil barang miliknya sementara yang lain termasuk dokumen penting ludes terbakar.

Dirinya juga sempat menyelamatkan dokumen yang disimpan dalam lemari di kamar, sayangnya ganasnya api membuat dirinya harus berjuang hingga melompati jendela kamar dan mengalami cedera ringan pada bagian kepala, hingga sempat dilarikan ke RS Leona.

Sementara kepala sekolah SD Inpres Naimata Yovita Lakteu mengatakan dirinya sebagai kepala Sekolah tidak bisa berbuat apa apa, bahkan dirinya tidak bisa prediksi sumber api dari mana asalnya.

Tidak ada korban jiwa, namun hingga saat ini kerugian material akibat kebakaran tersebut belum dapat terhimpun karena masih dalam proses pendataan.

Pihak Kepolisian Polsek Maulafa sudah datang ke lokasi dan memberi police line, dan menunggu laporan dari pihak sekolah untuk diproses lebih lanjut. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan