oleh

LPMP NTT Tekankan Kompetensi Pembelajaran Disesuaikan Kebutuhan Saat Ini

RADARNTT, Kupang – Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menekankan agar kompetensi pembelajaran yang diajarkan oleh guru-guru harus sesuai dengan kebutuhan di masa pandemi saat ini.

“Di masa pandemi covid ini, mutu yang kita tekankan adalah bagaimana kompetensi-kompetensi yang diajarkan oleh guru-guru kita pas dengan kebutuhan kita saat ini,” ujar Kepala LPMP NTT, Drs, Muhammad Irfan, MM,. Selasa, (3/11/2020).

Dalam penjelasannya, Muhammad Irfan mengatakan bahwa di masa pandemi covid seperti saat ini, untuk mengukur mutu secara sistem tentu tidak bisa karena memang kondisi yang ada agak berbeda atau bisa dikatakan pengecualian.

Pada dasarnya, lanjutnya, LPMP NTT terus mengawal dan memastikan sekolah-sekolah itu melaksanakan proses belajar mengajar dengan cara dan apa yang bisa mereka lakukan.

“Selain LPMP, Dinas Pendidikan juga memastikan kalau semua siswa kita itu melakukan pembelajaran meskipun dari rumah,” ujarnya.

Tak lupa, Muhamad Irfan juga mengungkapkan tiga poin penting dalam proses belajar mengajar yang sementara tetap berjalan.

Pertama, ungkapnya, adalah tidak hilangnya proses pembelajaran bagi para siswa yang ada di rumah. Lalu kedua yang paling penting yakni soal keselamatan anak-anak dari Covid-19.

“Yang ketiga ya kita LPMP tetap mengawal dan memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung dengan daring maupun luring,” ujarnya.

Plt Kepala SMP Negeri 6 Kota Kupang Beny Mauko mengatakan bahwa mutu pembelajaran sangat ditentukan oleh aktivitas yang dilakukan oleh guru dan manajemen sekolah baik mengorganisasikan maupun mengatur lingkungan yang ada di sekitar siswa sehingga dapat mendorong dan menumbuhkan semangat siswa dalam melakukan kegiatan belajar mengajar serta berhubungan dengan kemajuan perubahan.

“Sejak awal merebak Covid-19 kita sudah menerapkan dua pola pendekatan pembelajatan yaitu daring dan luring, hal ini diakukan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi siswa,” kata Mauko.

Hingga saat ini, katanya, penerapan protokol kesehatan tetap menjadi perhatian bersama baik di sekolah maupun di rumah. Kecerdasan dan kesehatan sama penting dan wajib dilakukan, kata Mauko, hidup sehat adalah bagian dari kecerdasan dan iman.

“Kita tetap mendorong siswa dan orangtua siswa agar tertib taati protokol kesehatan dan belajar sesuai arahan guru dan sekolah. Pada awal pandemi kita berkunjung ke rumah dan lingkungan titik kumpul siswa untuk melakukan pembelajaran,” kata Mauko. (DN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan