oleh

Masalah Sertifikat Pendidik Formasi Guru, Hasil Seleksi CPNSD Sumba Barat Belum Diumumkan

RADARNTT, Waikabubak – Hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) di tiga Kabupaten di pulau Sumba, yakni Sumba Timur, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya sudah diumumkan oleh masing-masing Instansi. Namun Kabupaten Sumba Barat belum diumumkan karena hasilnya masih menunggu dari Panselnas.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sumba Barat, Woldeman H. Wello, yang ditemui media ini di ruang kerjanya,b Senin (2/11/2020), mengatakan bahwa sampai dengan saat ini, hasil seleksi calon pegawai negeri sipil di Kabupaten Sumba Barat belum keluar dari panitia seleksi nasional (Panselnas).

“Kami sedang menunggu hasil Integrasi nilai yang lolos seleksi CPNSD Kabupaten Sumba Barat dari Panselnas, hingga hari ini kami belum umumkan dan kami terus berkomunikasi dengan Panselnas,” kata Kepala BKD.

Woldeman menjelaskan mengapa Sumba Barat terlambat mengumumkan hasil yang lolos seleksi CPNS. Karena masalah sertifikat pendidik khusus guru yang disyaratkan. Sementara itu, awal pembukaan pendaftaran CPNSD Kabupaten Sumba Barat, sertifikat pendidik khusus guru tidak mensyaratkan pada saat itu.

“Informasi terkait sertifikat pendidik ini terlambat kami terima, dan kami sudah terlanjur menerima pendaftaran dan kami sudah terlanjur menempelkan pengumuman CPNSD Kabupaten Sumba Barat,” jelasnya.

Di sistem ini, kata Woldeman, tidak ada istilah susulan, sehingga kemarin pada saat integrasi nilai timbul persoalan. Karena menurut Panselnas, khusus untuk guru wajib bersertifikat pendidik harus ada sertifikat pendidik yang dimasukkan, sementara itu harus diverifikasi baik linearitas maupun keabsahan sertifikat pendidik itu sendiri.

“Karena kita tidak minta pada pengumuman awal calon pelamar CPNS, kita pun tidak tau bagaimana sertifikat pendidik seorang calon CPNS itu apakah memenuhi linearitas antara jabatan yang dilamar maupun keabsahan sertifikatnya,” terang Woldeman.

Terkait persoalan sertifikat pendidik khusus guru, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sumba Barat sedang mengajukan permohonan kepada Panselnas, untuk penilaian SKB dan SKD di Kabupaten Sumba Barat khusus pendidik tidak menggunakan sertifikat.

“Kami sudah mengajukan permohonan kepada Panselnas, agar penilaian SKD dan SKB di Kabupaten Sumba Barat khususnya pendidik tidak menggunakan sertifikat dan hal ini sedang di bahas oleh Panselnas,” tuturnya.

Kepala BKD juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui di dalam sistem itu siapa yang mengajukan sertifikat pendidik, apakah sertifikatnya linearitas sesuai formasi yang lamar atau tidak, kami tidak ingin menimbulkan persoalan lebih besar dikemudian hari, sehingga kami menunggu keputusan dari Panselnas.

Kami tetap bertahan dengan komitmen pengumuman awal, karena pengumuman itulah yang di baca dan dipegang oleh peserta CPNS, sehingga Panselnas sedang memproses hal itu makanya Sumba Barat terlambat mengumumkan hasil. Seluruh proses kami sudah laksanakan, tinggal menunggu hasil dari Panselnas,” tegasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan PermenPAN-RB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019, persyaratan untuk pelamar formasi guru dan tenaga kesehatan berbeda.

Dalam ketentuan persyaratan dijelaskan bahwa “pelamar pada formasi jabatan guru yang memiliki sertifikat pendidik sesuai dengan jabatan guru yang dilamar (linear), yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, dan Kementerian Agama, akan diberikan nilai maksimal SKB”.

Sedang untuk “Pelamar yang mendaftar pada formasi jenis jabatan tenaga kesehatan yang mensyaratkan Surat Tanda Registrasi (STR), wajib melampirkan STR (bukan internship) sesuai jabatan yang dilamar (linear) yang masih berlaku pada saat pendaftaran, dibuktikan dengan tanggal masa berlaku yang tertulis pada STR”.

Terkait jadwal proses sanggahan bagi peserta yang dinyatakan tidak lolos seleksi CPNS yang dimulai dari tanggal 1-3 November 2020 yang tengah berlangsung, Woldeman akan melakukan proses ini setelah ada pengumuman hasil Integrasi nilai seleksi CPNS di Kabupaten Sumba Barat dari Panselnas. (AG/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan