oleh

Musrenbang Tidak Berkualitas Sebaiknya Diganti Pokir DPRD

-Alor, Daerah-645 views

RADARNTT, Kalabahi — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang saban tahun diselenggarakan dari tingkat desa/ kelurahan hingga ke tingkat kecamatan dan kabupaten yang tidak berkualitas sebaiknya diganti dengan Pokok-pokok Pikiran (Pokir) yang diusulkan Pihak Anggota DPRD ketika menyelenggakan masa reses di tengah masyarakat, karena sifatnya yang sama menyaring aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Malahan Pokir yang disampaikan oleh Anggota Dewan Yang Terhormat lebih rinci dan logis.

Hal ini disampaikan Bupati Alor, Amon Djobo dalam Forum Musrenbang Kecamatan Alor Tengah Utara (ATU) di Mebung pada Senin (10/2/2020) lalu, dihadiri Ketua DPRD Alor, Eny Anggrek, Anggota Dewan, Para Kepala Dinas, Camat ATU, Sandi L. Makanlehi dan 14 Kepala Desa beserta perangkatnya dan para komponen masyarakat.

Bupati Djobo yang tampil sebagai sesepuh Kecamatan ATU tersebut lebih jauh menjelaskan, bahwa agenda Musrenbang merupakan agenda rutin pemerintahan sampai ke Tingkat Provinsi dan Pemerintah Pusat, sehingga usulan dari desa atau kelurahan yang dalam jumlah yang banyak pada akhirnya dipangkas tinggal beberapa saja yang diakomodir dalam program dan kegiatan. Untuk itu, usulan yang dilontarkan harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan relevansinya, terlebih selaras dengan Program Pemerintah Kabupaten Alor 2019/ 2020, yakni: Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar.

“Bapak Mama, proses Musrenbang ini setiap tahun kita laksanakan. Ada yang usul 20 tapi dilayani 10. Ya beitu sudah. Jadi usul kegiatan program yang berkualitas dan sesuai dengan arah Program Daerah Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar, sehingga semua massyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan di daerah ini,” tegas Mantan Sekretaris Bappeda Alor ini.

Mantan Asisten III Setda Alor ini memuji masyarakat Kecamatan ATU yang tidak melupakan sejarah terbentuknya kecamatan yang penduduknya bermukim di daerah pantai dan pegunungan ini, ketika dirinya ditanya posisi ibu kota kecamatan di kawasan pegunungan atau pesisir pantai dan keputusannya untuk berada di pantai yang akses ke Ibu Kota Kabupaten pun sangat dekat demi pelayanan kemasyarakatan.

“Ya, tidak sembarang masyarakat angkat saya sebagai sesepuh kecamatan ini karena proses menjadi kecamatan dan ibu kota di Mebung ini saya yang tentukan kok, ketika saya dipercayakan Bupati Ans Takalapeta sebagai Asisten III kala itu,” ungkap Bupati Djobo merespons ungkapan hati dengan sedikit derai air mata oleh Camat Makanlehi dalam sambutannya.

Sementara Camat ATU, Sabdi L. Makanlehi dalam sambutannya merasa terharu dengan kehadiran Bupati Alor, Drs. Amon Djobo dan Ketua DPRD Alor dalam Musrenbang Kecamatan yang menurutnya merupakan perdana selama Kecamatan ATU berdiri pada 2003/ 2004 lalu dan sempat mengharu-birukan suasana forum karena dilontarkan dengan kata-kata berat penuh nada haru atas perjalanan sejarah kecamatan yang tidak lepas dari peran Asisten III, yang kini menjaabat sebagai Bupati Alor.

Dalam merancang program pengembangan bagi 14 desa yang sedang dipimpinnya, Camat Asli ATU ini berjanji akan mengembangkan semua potensi yang dimiliki tiap desa baik di bidang pertanian, perikanan, budaya dan pariwisata. “Dalam bidang pertanian, misalnya bersama staf kecamatan kita bergandengan tangan dengan pihak desa dan masyarakat ingin mengembangkan tanaman porang yang menjadi trend (kecenderungan) masyarakat karena harganya meninggi,” urainya.

Demikian juga Mantan Kabid Fispra Bappelitbang Kabupaten Alor ini hendak mengembangkan Sejarah, Budaya dan Pariwisata di tiap desa dengan One Village One Product, satu desa satu produk potensinya terutama di sektor pariwisata, baik yang sudah banyak dikenal dunia, seperti; Perkampungan Tradisional Takpala dan Matalafang, maupun eco-wisata pemangdagan alam di Laling, maupun berbagai jenis bunga-bungaan yang tersebar hampir di semua desa.

Ketua Panitia, Arafah A. Yunus dalam laporannya mengatakan, maksud Musrenbang Kecamatan merupakan forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyapakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa yang diintegrasikan dengan Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten di Kecamatan.

Sekretaris Kecamatan ATU ini juga mengatakan, Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan dikoordinasikan oleh Bappelitbang Kabupaten Alor dan dilaksanakan oleh Camat bertujuan antara lain: 1) Membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan desa yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di Wilayah Kecamatan ATU; 2) Menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan berdasarkan tugas dan fungsi Perangkat Daerah Kabupaten berdasarkan sumber pembiayaan. (Aby/Meo/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan