oleh

Opster TNI Wujud Darma Bakti di Perbatasan

-Alor, Daerah-229 views

RADARNTT, Kalabahi – Operasi Teritorial (Opster) sebagai wujud darma bakti TNI dalam rangka memberdayakan wilayah perbatasan untuk kesejahteraan masyarakat dan pertahanan keamanan.

Mengingat kabupaten Alor sebagai wilayah perbatasan laut Republik Indonesia (RI) dan Republik Demokrat Timor Leste (RDTL) yang perlu adanya percepatan pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, lancarnya arus transformasi dan ekonomi maupun peningkatan pembangunan sarana, prasarana serta infrastruktur lain untuk kepentingan masyarakat dan wilayah guna mensejahterahkan masyarakat dan kepentingan pertahanan negara.

Demikian ungkap Panglima Kodam IX/Udayana Mayjend (TNI) Kurnia Dewantara dalam sambutan tertulis, yang dibacakan Komandan Resort Militer (Danrem) 161/Wirasakti Kupang Brigjend. (TNI) Samuel Petrus Hehakaya pada upacara Penutupan Opster TNI di wilayah Korem 161/Wirasakti Tahun 2020 di lapangan sepak bola Desa Alila Timur Kecamatan Kabola, Selasa pagi (29/9/2020).

Pelaksanaan Opster TNI tahun 2020 di Kabupaten Alor lanjut Pangdam IX terlaksana secara baik karena adanya semangat gotong royong dan rasa kebersamaan yang tinggi dari semua pihak untuk menyelesaikan setiap sasaran kegiatan Opster.

“Terima kasih kepada Bupati Alor bersama forkopimda, anggota Polri dan masyarakat Alor yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam kegiatan Opster ditengah situasi pandemi Covid-19,” ujar Pangdam Udayana.

Sasaran kegiatan yang dilakukan dalam Opster tahun 2020 masih kata Pangdam Udayana, terdiri dari kegiatan fisik dan non fisik. Untuk kegiatan fisik, dilakukan pembukaan jalan baru sepanjang 3 kilometer dengan lebar 6 meter untuk menghubungkan Desa Alila Timur Kecamatan Kabola dan Desa Alila Selatan Kecamatan Alor Barat Laut dan rehabiltasi Gereja Ismail dan Mesjid Darul Falah di dusun 1 Desa Alila Timur, serta rehabiltasi sarana pendidikan anak usia dini (PAUD) di dusun 2 Desa Alila Timur, termasuk kegiatan fisik tambahan berupa pembukaan jalan baru sepanjang 350 meter dan lebar 6 meter di Desa Langkuru Utara Kecamatan Pureman.

Sedangkan kegiatan non fisik antara lain penyuluhan Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), kesehatan, kehutanan, pertanian, perkebunan, peternakan, keimigrasian dan penyuluhan bea cukai serta sejumlah kegiatan penyuluhan lain yang berguna bagi kehidupan masyarakat.

Diakhir sambutannya, Pangdam Udaya menekankan beberapa hal untuk diperhatikan oleh masyarakat dan TNI, diantaranya pertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-Rakyat, Lestarikan semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa Indonesia, Peliharalah hasil pelaksanaan Opster TNI tahun 2020 agar manfaatnya dinikmati oleh masyarakat untuk kurun waktu yang lama dan Saling mengingatkan untuk selalu mengikuti protokol kesehatan penangan covid-19 sebagai bentuk kepedulian untuk memutuskan penyebarannya.

Usai Upacara penutupan, Danrem 161/Wirasakti Brigjen (TNI) Semuel Petrus Hehakaya bersama Bupati Alor Amon Djobo, Ketua DPRD Kabupaten Alor Enny Anggrek, dan Forkopimda melakukan peninjauan lokasi sasaran hasil kegiatan Opster TNI. (EK/PKP/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan