oleh

Paroki Aryos Niki-Niki Mulai Misa di Gereja

-Daerah, TTS-541 views

RADARNTT, Soe – Gereja paroki Santu Arnoldus Jansen dan Santu Josef Freinademetz (Aryos) Niki-Niki kembali menggelar misa setelah selama kurun waktu empat bulan ditiadakan ibadah dan atau perayaan misa di gereja, Minggu, (5/7/2020).

Pastor Paroki Aryos Niki-Niki, RD.Yoakim Konis, kepada media ini mengatakan hari ini Minggu, 5 Juli 2020 mulai kembali melaksanakan misa di gereja.

“Sebelumnya pada 10 Juni 2020 lalu para pengurus Dewan Pastoral Paroki dan Ketua Stasi telah mengadakan rapat membahas rancangan protokoler pemerintah oleh Kementerian Agama RI nomor 15 tahun 2020 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan di Rumah Ibadat dan juga protokoler Keuskupan Agung Kupang untuk diterapkan dalam perizinan kembalinya pelaksanaan perayaan ekaristi dan peribadatan di gereja, sehingga para petugas protokoler kesehatan dibagi ke setiap KUB untuk melakukan pengontrolan bagi umat yang akan mengikuti perayaan misa yakni mencuci tangan dan mengecek suhu badan sebelum masuk ke gereja,” tutur Romo Yoakim Konis.

Lebih lanjut, dijelaskan Romo Yoakim bahwa misa dilaksanakan tiga kali yakni pada jam 06:30 , 8:30 pagi dan jam 4 sore agar tidak padat atau berdesak-desakkan dalam gereja tetapi tetap menjaga jarak dan wajib menggunakan masker.

Marsi Kefi, Umat Kelompok Umat Basis (KUB ) Santo Yosef Niki-Niki ketika diminta tanggapannya, menyampaikan sangat berterima kasih kepada pihak pemerintah dan pihak keuskupan yang sudah memberi ruang kepada umat untuk kembali beribadah di gereja.

“Selama ini, kami mengikuti misa secara online dan juga beribadah sendiri menggunakan buku panduan yang dibagikan dari paroki namun tetap memiliki kerinduan untuk berjumpa dengan Yesus di gereja yakni menyambut Tubuh dan Darah Kristus yang dikonsekrirkan oleh imam,” tutur Marsi.

Sementara Domi Solo, Ketua KUB Santa Ana Niki-Niki mengatakan, hari ini KUB kami bertugas sebagai protokoler kesehatan sehingga kami harus pantau secara baik umat yang datang untuk melakukan cuci tangan dan cek suhu sebelum masuk ke gereja karena tugas yang diberikan merupakan beban yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab.

“Karena kalau ada yang OTG bahkan terkena virus corona dibiarkan masuk ke gereja maka bisa berakibat fatal bagi banyak orang,” tegas Domi. (AB/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan