oleh

Pengacara PT AGG Desak Polres Ende Tuntaskan Kasus Penyebaran Berita Bohong

-Daerah, Ende-596 views

RADARNTT, Ende — Kuasa hukum PT Agogo Golden Group (AGG) mendesak Polres Ende segera menuntaskan kasus dugaan penyebaran berita bohong (hoax) terhadap PT AGG yang dilaporkan ke Polres Ende pada, 24 Juli 2019 lalu.

Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Kuasa Hukum PT AGG, Filmon Marvin Williams Lay, SH. kepada awak media pada Rabu, (12/2/2020) di Ende.

Pria yang akrab disapa Willi Lay ini mengatakan, kasus yang sudah dilaporkan kliennnya saudara Frengki Ratu Taga sudah cukup lama sejak bulan Juli 2019 namun sampai saat ini belum diselesaikan dan sebagai kuasa hukum pihaknya sangat menyayangkan kinerja Kepolisian Resor Ende yang dinilai sangat lamban dalam menangani perkara tersebut.

“Sebagai kuasa hukum saya meminta kepada Polres Ende untuk segera menuntaskan kasus yang saat ini sedang ditangani karena secara langsung sangat merugikan klien saya baik secara perusahaan maupun secara sosial, pasalnya berita yang disampaikan tidak sesuai kenyataan,” tegas Willi Lay.

Dirinya juga membenarkan pada tanggal 3 Pebruari 2020 pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) dari Polres Ende dengan Nomor: B/15/II/2020/Reskrim yang menyatakan sesuai gelar perkara di Polda NTT pada tanggal 30 Januari 2020 kasus yang dilaporkan dugaan tindak pidana ITE yang melibatkan oknum wartawan akan dikoordinasikan dengan pihak dewan Pers. “Sebagai kuasa hukum sudah ditanggapi dengan mengirim surat penolakan ke Polres Ende,” tegasnya.

Willi Lay menyampaikan keberatan bila pihak Polres menyelesaikan kasus pidana ITE dan penyebaran berita bohong melalui dewan pers, sedangkan ada pidana yang dilakukan oleh okum tersebut yang melanggar hukum.

“Saya sangat tidak sepakat bila kasus yang didampingi diselesaikan melalui dewan pers sedangkan yang dilaporkan adalah pelanggaran UU ITE dan penyebaran berita bohong,” ujar Willi Lay.

Ia menegaskan apabila kasus tersebut tidak ada perkembangan maka akan menempuh jalur hukum lainnya seperti praperadilan Polres Ende. (RN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan