oleh

Perkuat Posyandu Kampanye GERMAS

RADARNTT, Larantuka – Posyandu diperkuat untuk manfaatkan setiap momentum dalam mengkampanyekan informasi tentang kesehatan masyarakat, demikian disampaikan Bupati Flores Timur, Anton Gege Hadjon, saat membuka kegiatan Advokasi Lintas Sektor–Lintas Program untuk pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) tingkat kabupaten Flores Timur.

Menurut Bupati Anton Hadjon, bicara soal kesehatan masyarakat itu merupakan hal yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah, karena merupakan wacana yang selalu menjadi pusat perhatian di seluruh dunia.

“Banyak hal juga yang telah kita buat terkait Kesehatan, tetapi masih banyak hal juga belum kita buat,” akui Bupati Anton Hadjon.

Permasalahan Kesehatan menurut Bupati Anton, antara lain stunting dan angka kematian ibu dan anak yang masih tinggi di daerah itu. Sehingga dalam melakukan program penanggulangan stunting, kata Bupati, Pemerintah kabupaten Flores Timur sejak tahun 2017 sudah memulai gerakan gempur stunting.

“Kita mulai dengan gerakan gempur stunting, cinta pangan lokal kemudian Pamsimas yang luar biasa di Flores Timur sampai sebuah inovasi besar yang disebut dengan gerobak cinta. Saya kira hal-hal ini berkaitan dengan komponen-komponen penting untuk mendukung bagaimana pesan kesejahteraan,” tutur Anton Hadjon.

Untuk itu, Bupati Anton Hadjon minta agar Puskesmas berkontribusi memberikan makanan sehat dengan menggunakan dana BOK. Bupati Anton Hadjon, mengajak semua eleman berkolaborasi dan harus berkomiten untuk terus melaksanakan pola hidup sehat, sehingga GERMAS harus menjadi perubahan perilaku yang menjadi budaya di masyarakat.

Sementara, Dr. Mina selaku, pejabat yang mewakil Kepala DInas Kesehatan Provinsi NTT, dalam sambutan mengatakan GERMAS adalah suatu tindakan sistimatis dan terencana dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Hal ini, kata dia, sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 tanun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri PPN/Kepala Bappernas Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Menurut dr. Mina GERMAS mencakup enam pola, yakni: Pertama, Peningkatan Aktivitas Fisik, Kedua, Peningkatan Perilaku Hidup Sehat, Ketiga, Penyediaan Pangan Sehat dan Percepatan Perbaikan Gizi, Keempat, Peninglatan Pencegahan dan Deteksi Dini Penyakit, Kelima, Peningkatan Kualitas Lingkungan dan Keenam, Peningkatan Edukasi Hidup Sehat.

Panitia kegiatan Anastasia P.Suban, SKM, Staf Promkes Dinkes Provinsi NTT dalam laporan mengatakan advokasi adalah suatu tindakan yang ditunjukan untuk mengubah kebijakan, kedudukan atau program dari segala tipe institusi. Ada juga yang menyebutkan bahwa advokasi adalah berbicara menarik perhatian masyarakat tentang suatu masalah dan mengarahkan pengambilan keputusan mencari solusi.

Sementara GERMAS adalah suatu tindakan sistimatis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan perilaku untuk meningkatkan klualitas hidup.

“Adapun tujuan umum dari kegiatan ini adalah mendapat dukungan dari pengambil kebijakan dalam pelaksanaan, sementara Output dari kegiatan ini adalah adanya komitmen bersama dari semua peserta dalam mendudkung pembudayaan hidup sehat di Kabupaten Flores Timur,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung sehari, Rabu, 11 Nopember 2020 di aula Gelekat Nara Larantuka, Metode kegiatan dengan presentasi dari nara sumber dan diskusi serta kampanye makan buah bersama dan peregangan sebagai salah satu dari kegiatan Germas.

Pada saat itu dilakukan penandatanagan komiten bersama Gerakan Masyarakat Hidup sehat dalam upaya penguatan perilaku hidup bersih dan sehat melalui pertama peningkatan aktivitas Fisik, kedua Peningkatan Perilaku Hidup Sehat, ketiga penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, keempat peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, kelima peningkatan kualitas lingkungan dan keenam peningkatan edukasi hidup sehat. Penandatangan didahului oleh Bupati Flores Timur, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten dan dikuti peserta lainnya.

Hadir pada kesempatan ini, Sekretaris Dinas Kesehatan, Drs. Johanis Djong, Pejabat yang mewakil Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr. Mina Sukri MARS, Peserta Kegiatan dari OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Utusan Tim Penggerak PKK Kabupaten Flores Timur, Direktur YPPS Kabupaten Flores Timur, Melkior Koli Baran, dan undangan lainnya. (Humas/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan