oleh

Pesona Panorama Pulau Rinca, Memikat Mata Finalis Puteri Indonesia

RADARNTT, Labuan Bajo – Yayasan Puteri Indonesia memilih Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur menjadi lokasi pra karantina 39 finalis puteri Indonesia 34 provinsi tanah air tahun 2020.

Di Labuan Bajo para finalis puteri Indonesia mengunjungi berbagai destinasi wisata super premium. Mereka dibagi menjadi 3 grup.

Grup 1 mengunjungj Sanggar Budaya Comoang Toe di Desa Liang Ndara, di sana grup 1 menyaksikan paraa ibu menenun dan tarian caci. Grup 2 mengunjungi Gua Batu Cermin, di sana mereka menikmati keindahan batu alam. Sementara grup 3 berkunjung ke pulau rinca.

Para finalis puteri Indinesia tersebut memperkenalkan keindahan panorama pariwisata super premium Labuan Bajo, termasuk panorama keindahan alam yang ikonik Pulau Rinca. Pulau Rinca sendiri masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Dan menjadi salah satu destinasi primadona bagi para turis asing maupun lokal yang berkunjung ke Labuan Bajo.

“Aduh, ini pemandangannya sangat indah. Kami tidak mau turun dari bukit ini, panoramanya sangat memanjakan mata,” ujar salah satu finalsis puteri Indonesia perwakilan NTT Angel Virginia Bolean kepada Radarntt.co di Pulau Padar, Senin, (24/2/2020).

Para finalis puteri Indonesia diajak tracking dan menikmati keindahan Pulau Rinca yang didalamnya hidup binatang Komodo, Rusa, Kerbau, Ular, Kambing dan hewan lainnya. Kegiatan ini merupakan kegiatan hari hari kedua mereka di Labuan Bajo.

Di sepanjang jalur tracking, puteri Indonesia ditemani pemandangan indah berupa jajaran perbukitan dan hamparan laut biru. Jalur tracking yang dipilih puteri Indonesia saat itu adalah medium, sehingga mereka berkesempatan menikmati kehidupan pulau rinca.

“Banyak yang bisa ditawarkan di Pulau Rinca. Alamnya yang indah sungguh memukau. Belum lagi sang legendaris Komodo tadi menyambut kami datang. Sangat luar biasa,” kesan Angel yang juga sebagai pramugari air asia itu.

Perjalanan Puteri Indonesia ke Pulau Rinca

Pukul 07:40 rombongan puteri Indonesia yang tergabung grup 3 berangkat dari pelabuhan menggunakan spead boat, dengan waktu tempuh 30 menit.

Puteri Indinesia dijemput ranger di pintu masuk, selanjutnya mereka membeli tiket sambil menunggu pengarahan dari ranger, mereka melihat display tengkorak kepala hewan yang merupakan korban dari perburuan komodo.

Ranger atau pawang komodo memberikan pengarahan kepada rombongan agar tidak jauh-jauh dari pawang dan berhati-hati karena hewan komodo berbahaya.

Mulailah mereka memasuki hutan, tidak berapa lama finalis puteri Indonesia pun bisa melihat komodo yang sedang berkeliaran. Mereka merasa takjub sekaligus waspada saat menyaksikan hewan langka tersebut.

Pertama kali melihat komodo sontak mereka berfoto dengan komodo dalam jarak yang aman, perjalanan dilanjutkan untuk melihat komodo yang lain. Tak jarang pula mereka melihat rusa dan kerbau sepanjang jalan, hingga mereka mencapai puncak.

Setelah puas berkeliling Pulau Rinca para finalis puteri Indinesia beristirahat sejenak di kantin yang tersedia di sana.

“Ini adalah pengalaman seru menyaksikan komodo di Pulau Rinca. Saya meminta agar siapa pun yang berkunjung ke sini harus tetap menjaga ekosistem yang ada. Jaga alamnya dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Angel. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan