oleh

PGK Desak Polda NTT Copot Oknum Polisi Keroyok Warga di Belu

-Belu, Daerah-2.085 views

RADARNTT, Kupang – Perkumpulan Gerakan Kebangsaan Nusa Tenggara Timur (PGK NTT) mendesak Polda NTT segera copot oknum polisi yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap Aloysius Mau (41) di kampung Bugis, Kelurahan Berdao, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu pada Minggu, (1/3/2020) sekitar pukul 02.30 dini hari.

Pernyataan sikap ini disampaikan oleh Ketua PGK NTT, Igo Halimaking di Kota Kupang, Selasa, (3/3/2020) siang.

Kasus pengeroyokan itu terjadi disaat para anggota Sheba 40 sedang menggelar acara ulang tahun Sheba 40 di Kampung Jati.

Setelah mengetahui kronologi kasus tersebut, PGK NTT menyayangkan tindakan represif oknum polisi terhadap Aloysius Mau.

“Mestinya, polisi harus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat bukan menjadi penindas masyarakat,” tutur Igo.

Mantan Ketua AMMAPAI Kupang itu mendesak Polda NTT untuk mengambil alih kasus itu. Pasalnya, Polres Belu tampak tidak serius dan lamban dalam menangani kasus tersebut.

Oleh karena itu, kata dia, pihak keluarga korban harus segera melaporkan kasus tersebut ke Polda NTT.

“Apabila terbukti, oknum polisi tersebut harus diproses hukum melalui sidang etik dan pidana murni,” demikian kata mantan aktivis PMKRI Cabang Kupang itu.

Ia juga mengharapkan agar Kapolda NTT, Irjen Pol Hamidin, Komnas HAM, Kapolri, Kompolnas, LBH, dan aktivis kemanusiaan, dan Kelompok Cipayung di NTT untuk memberikan atensi khusus atas peristiwa tersebut.

Adapun kronologi kasus seperti dilansir Flobamora-new.com, kejadiannya bermula saat Aloysius berjalan menggunakan kendaraan bermotor (roda dua) melintas di tempat acara sekitar pukul 01.30 Wita. Saat itu, tuan rumah pesta, Yasin mengajak Alosius untuk masuk ke tempat acara.

Di tempat pesta itu, ada banyak minuman keras. Yasin pun mengajak Aloysius duduk di dekat opereter dan memberikannya sebotol arak. Saat itu, Alo diajak beberapa anggota untuk bergoyang dan berdansa bersama.

Tak lama kemudian, salah seorang Anggota Polisi bernama Rodrik bersama salah seorang temannya mengajak Aloysius berjalan keluar sembari merangkul Aloysius. Mereka berjalan menuju seberang jalan. Di luar pesta pun terdapat banyak anggota polisi yang sedang berdiri santai.

Sesampai di sana, tiba-tiba Rodrik langsung memukul Aloysius di bagian dada. Masih bingung dengan keadaan itu, salah seorang anggota polisi yang ikut bersama mereka pun memukul Aloysius pada bagian pelipis sebelah kanan. Aloysius pun langsung terjatuh.

Saat terjatuh, Aloysius langsung diserang secara membabi buta oleh oknum-oknum polisi yang sedang berdiri di luar pesta. Aloysius pun diseret oleh Rodrik bersama beberapa orang di lokasi kejadian.

Aloysius akhirnya berusaha semampu mungkin untuk melarikan diri. Aloysius pun berlari tanpa lagi memikirkan motor yang dikendarai sebelumnya. Saat dirinya berlari, dia masih sempat dikejar oleh Rodrik bersama teman-temannya. (EB/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan