oleh

Pjs Bupati Sumba Barat Tegaskan Realisasi Anggaran, Netralitas ASN dan RKA 2021

RADARNTT, Waikabubak – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Sumba Barat, Semuel D Pakereng, selesai Upacara Kesadaran Senin, 19 Oktober 2020 mengadakan Rapat Evaluasi bersama Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Pejabat Eselon II, dan Pejabat Eselon III. Rapat membahas beberapa hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintah.

Pertama, mengenai anggaran, menurut Pjs Bupati masih banyak anggaran tahun 2020 yang belum direalisasikan, maka harus segera diselesaikan secepatnya.

Kedua, Pjs. Bupati menekankan kembali tentang netralitas ASN dalam Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“ASN tentu boleh mendukung salah satu calon, tetapi harus tahu aturan dan undang-undang sehingga tidak melanggar aturan dan berakibat kurang baik bagi ASN tersebut,” kata Pakereng.

Ketiga, Pjs Bupati mengatakan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sumba Barat menyiapkan RKA tahun 2021, agar awal November bisa diserahkan kepada DPR untuk dibahas bersama.

“Diharapkan Sekretaris, Kepala Bagian, Kepala Bidang dapat membantu Kepala Dinas/Badan dalam menyelesaikan hal ini,” tegas Semuel Pakereng.

Selanjutnya, Pjs Bupati mengatakan masih melihat bahwa protokol kesehatan masih kurang perhatian dari masyarakat, seperti masih ada perkumpulan-perkumpulan akan tetapi masih ada yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker dan lain-lain.

“Untuk itu, kita boleh saja hadir dalam acara-acara pesta atau kumpul keluarga, perkumpulan dan keramaian, tapi kita tetap harus menjalankan protokol kesehatan yang seperti Pemerintah anjurkan, ini semua demi kebaikan diri sendiri dan orang lain,” kata Pjs Bupati Sumba Barat.

Pjs Bupati juga mengapresiasi kepada beberapa Kepala Dinas yang punya lahan kebun dan ternak, Pjs Bupati mengharapkan semua Kepala Dinas/Badan bisa mempunyai lahan kebun serta ternak, serta mengajak ASN dan masyarakat untuk ikut serta dalam mensukseskan Program Gerakan Tanam Jagung.

Sedangkan mengenai Gerakan Peduli Sampah yang dicanangkan oleh Pjs Bupati, Beliau menceritakan ada masyarakat yang mengatakan bahwa pagi dibersihkan, siang atau sore sudah kotor lagi.

“Oleh karena itu, kita tetap harus membersihkan sampah yang datang lagi itu, agar Kabupaten Sumba Barat benar-benar terbebas dari sampah,” harap Pjs Bupati Sumba Barat. (Humas/SB/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan