oleh

PKB Bagikan 500 Paket Sembako di Manggarai Barat

RADARNTT, Labuan Bajo – Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Timur, Fransisko Andriani Djaga Djemalu mengirim 500 Paket sembako untuk 12 Kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat, sumbangan dari Dewan Pimpinan Pusat sebagai bentuk misi kemanusiaan PKB untuk membantu masyarakat, yang terkena dampak virus Corona atau Covid-19.

“Bantuan tersebut akan disalurkan ke Kabupaten Manggarai Barat di 12 Kecamatan, khususnya masyarakat yang sangat merasakan langsung dampak akibat pandemi ini, dan berharap bantuan tersebut bisa membantu kebutuhan masyarakat, untuk kehidupan sehari-hari,” kata pria yang akrab disapa Andre, Rabu (27/5/2020) siang.

Andre mengimbau kepada DPC PKB Manggarai Barat untuk membantu pembagian paket sembako agar tepat sasaran sesuai harapan atau kebutuhan masyarakat. “Kepada para penerima bantuan agar jangan melihat besar atau kecilnya bantuan yang diberikan, tetapi yang paling penting dan utama adalah asas manfaat,” ujar Andre.

Andre juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Manggarai Barat, untuk selalu mengikuti seluruh protokol kesehatan dan imbauan Pemerintah, guna untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga, jangan lupa pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

“Semoga situasi ini cepat berlalu dan kita bisa kembali beraktivitas sesuai dengan besik kita masing-masing, berjalan seperti biasa, lancar adanya,” pungkas Andre.

Ketua DPC PKB Manggarai Barat, Sirilus Ladur menyampaikan terima kasih atas dukungan DPP melalui DPW untuk menyalurkan paket sembako kepada masyarakat di daerah itu.

“Situasi saat ini, masyarakat banyak yang terdampak dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok akibat menaati imbauan pemerintah untuk tetap di rumah, sehingga dukungan bantuan seperti ini akan sangat membantu meringankan beban mereka,” kata Sirilus.

Sirilus mengatakan, setibanya kiriman langsung disalurkan paket sembako itu kepada masyarakat yang benar-benar terdampak dan layak untuk menerimanya. Dia juga menyampaikan permohonan maaf sebelumnya, jika nantinya dalam pembagian ada masyarakat yang tidak sempat tersentuh bantuan ini karena jumlah yang terbatas.

“Prinsipnya kita berbagi kepada masyarakat yang betul-betul terdampak dan kesulitan saat ini, seperti lansia, janda, anak-anak yatim piatu dan kelompok rentan lainnya,” pungkas Sirilus. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan