oleh

Polres Sumba Barat Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Korupsi Dana Desa

RADARNTT, Waikabubak – Dalam waktu dua minggu, Polres Sumba Barat berhasil mengungkap empat kasus pencurian dan tiga kasus korupsi Dana Desa.

Kapolres Sumba Barat, yang baru betugas satu bulan di Mapolres Sumba Barat, AKBP FX. Irwan Arianto, kepada awak media saat jumpa pers di Mapolres Sumba Barat, Rabu (23/9/2020) mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang bekerja keras dan sudah berhasil menangkap pelaku pencurian ternak kerbau, pencurian sepeda motor, pencurian HP dan juga berhasil mengungkap kasus Korupsi Dana Desa di tiga desa yang berbeda.

“Saat ini kami sedang kerja keras untuk menciptakan keamanan di tengah masyarakat. Kami juga sudah berhasil menangkap pelaku pencurian hewan ternak kerbau, pencurian sepeda motor dan juga berhasil mengungkap kasus Korupsi Dana Desa di tiga Desa yang berbeda,” ungkapnya.

Sehingga dalam dua minggu ini total tujuh kasus telah diungkap, dari tujuh kasus yang berhasil diungkap oleh Polres Sumba Barat diantaranya:

  1. Penangkapan DPO berinisial JBSW pada hari senin tanggal 21 September 2020 di simpang pertigaan Desa Manurara dan Desa Wemanu, Kecamatan Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah. Kasus tersebut terjadi pada tanggal 23 Juli 2019, Kampung Rouwi, Desa Wailawa, Kecamatan Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah. Atas tindakannya dikenai pasal 365 dari KUHP.
  2. Kasus pencurian ternak kerbau sebanyak tujuh ekor, terjadi pada hari minggu tanggal 30 Agustus 2020 di Kampung Bali Letena, Kelurahan Weekarou, Kabupaten Sumba Barat. Tersangka berinisial ONM, EMW, PNL dan empat orang lainnya masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Sumba Barat. Atas tindakan pelaku dikenai pasal 363 Jo dan pasal 56 KUHP tentang pencurian.
  3. Kasus pencurian satu unit sepeda motor merk Yamaha Z berwarna kuning, terjadi tanggal 29 Agustus 2020 di Jalan Gajah Mada Kelurahan Maliti, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat. Pelaku berinisial MPM berhasil diamankan oleh Tim Gabungan Polsek Lamboya dan Tim Buser Polres Sumba Barat.
  4. Kasus pencurian satu unit Handphone merk OPPO A9 2020. Laporan Polisi Nomor: LP/B/130/IX/RES.1.8/2020/SPKT. Terjadi pada Tanggal 26 Agustus 2020 di Jalan BTN Weekarou, Kelurahan Diratana, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat. Pelaku berinisial AB dan MDG berhasil diamankan tanggal 3 September 2020. Atas tindakan kedua pelaku dikenai Pasal 363 dari KUHP tentang pencurian.
  5. Dugaan kasus tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun 2017, Desa Ngadu Olu, Kabupaten Sumba Tengan dengan kerugian Negara sebesar Rp57.000.000.00,-.
  6. Dugaan kasus tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun 2017, Desa Umbu Langang, Kabupaten Sumba Tengan dengan kerugian keuangan Negara sebesar Rp209.033.347.00,-.
  7. Dugaan kasus tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun 2017, Desa Pondok, Kabupaten Sumba Tengan dengan kerugian keuangan Negara sebesar Rp175.609.000,00-.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat, yang merasa kehilangan sepeda motor selama ini agar datang ke Mapolres Sumba Barat, untuk melihat sepeda motor yang sudah diamankan disana.

“Saat ini kami sudah mengamankan dua unit sepeda motor. Kalau ada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor selama ini, datang bawa dokumen sepeda motor yang sesuai dengan sepeda motor yang sedang kami amankan,” tutur Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan bahwa berkas dari ketiga kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa tahun anggaran 2017 sudah lengkap dan akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Waikabubak. (AG/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan