oleh

Rangkaian Acara Festival Al Qur’an Tua Kulit Kayu Digelar Besok

-Alor, Daerah-692 views

RADARNTT, Kalabahi – Hadiri dan saksikan acara bermakna religius dan bersejarah dalam Festival Al Qur’an Tua berbahan kulit kayu berusia ratusan tahun, yang disimpan dan dirawat oleh pewaris marga Gogo di Desa Alor Besar Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Kepala Desa Alor Besar, Sirahudin Ali, kepada media ini Selasa (28/7/2020) siang menjelaskan bahwa ada rangkaian acara yang dimulai besok pagi Rabu, 29 Juli 2020, “Dilakukan prosesi adatiah penyambutan rombongan napak tilas dari Lerabain, Tuabang dan Pandai di Pantai Hilafaka Desa Ternate,” tutur Sirah, sapaan karibnya.

Selepas Sholat Ashar, diadakan silaturahmi keluarga besar Gogo bersaudara di Uma Kakang Desa Ternate. Setelah itu, kata Sirah, dilanjutkan rapat pemantapan kegiatan prosesi napak tilas, prosesi gala soro, jontera dan sara sumba, prosesi tuturan adat, dan ritual adat pengukuhan Bapak Gubernur dan Ibu.

Pada Kamis pagi, 30 Juli 2020 digelar gala soro pengantaran Gogo bersaudara dari Umapura Ternate ke Alor Besar.

“Sebelumnya Gubernur dan Istri sudah tiba di Rumah Raja Bungabali dan dikukuhkan menjadi sesepuh Taruamang Bungabali. Gubernur dikukuhkan oleh Raja Kolana mewakili Tarumang Bungabali dan Istri Gubernur dikukuhkan oleh keluarga Bakolaha Salasang mewakili Bungabali,” kata Sirah.

Setelah itu, lanjut Sirah, Gubernur NTT dan rombongan menuju ke watang raja atau pantai raja untuk menerima iring-iringan gala soro keluarga Gogo dari Umapura dan dihantar ke Rumah Raja dan diterima dengan petuah adat lalu mereka ke Rumah Fanja (tempat penyimpanan Al Qur’an Tua) dan diarahkan ke arena festival.

Berdasarkan undangan pembukaan festival yang diteken Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Soni O. Alelang atas nama Bupati Alor, acara pembukaan festival dilakukan Kamis, 30 Juli 2020, pukul 09:00 WITA, bertempat di Halaman Masjid Babussholah, Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut.

Pembukaan festival diisi beberapa acara, diantaranya: penyerahan Al Qur’an Tua oleh perwakilan Gogo kepada Gubernur NTT dan selanjutnya diserahkan kepada Qori untuk dibacakan. Dilanjutkan, pembacaan ayat Al Qur’an oleh Qori.

Penyampaian penuturan sejarah masuknya Al Qur’an Tua oleh salah satu perwakilan Gogo. Dilanjutkan sekapur sirih oleh Bupati Alor dan sambutan Gubernur NTT sekaligus membuka dengan resmi festival Al Qur’an Tua.

Acara dilanjutkan dengan penampilan seni budaya Islami oleh grup kasidah dan dani dana diiringi musik gambus dan pantun.

Ada penyerahan hewan kurban oleh Gubernur NTT kepada Takmir Imam Babushollah Alor Besar, dan kunjungan ke stand pameran jejak peninggalan peradaban Islam, stand pameran kerajinan/tenunan dan kuliner. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan