oleh

Rayakan HUT ke-13 Manggarai Timur, Pemda Berikan Ruang Tuang Kreasi Pemuda

RADARNTT, Borong – Hari ulang tahun (HUT) ke-13 kabupaten Manggarai Timur tahun 2020 memiliki arti penting bagi seluruh stakeholder, momen ini ibarat suatu etape dalam ziarah kehidupan masyarakat kabupaten Manggarai Timur menuju cita-cita besar ‘Sejahtera Berdaya dan Berbudaya’, demikian kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Manggarai Timur, Kanisius Judin dalam konferensi pers, Kamis (19/11/2020).

Selain sebuah momen yang patut di syukuri bersama, lanjutnya, HUT ini menjadi waktu yang tepat untuk berkontemplasi, menemukan semangat dan landasan pijak bersama dalam mewujudkan ‘SEBER’ (Sejahtera Berdaya dan Berbudaya).

“Bagian penting dalam stakeholder pembangunan daerah selama 13 tahun ini adalah kaum muda, generasi pelanjut estafet”. Lebih jauh ia menegaskan bahwa kaum muda tidak hanya besar dalam jumlah, namun juga memiliki jiwa, kreativitas, inovasi, berwawasan luas, termasuk dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang melampaui generasi mereka sebelumnya.

“Ini semua dapat dikatakan sebagai identitas kaum muda kita dan sekaligus modal yang sangat penting bagi mereka untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan daerah,” kata Kanisius Judin.

Kanisius Judin menjelaskan, fakta mengatakan bahwa putra-putri Manggarai Timur tidak hanya pembaca dan penikmat sejarah yang telah ditorehkan pendahulu mereka. Mereka juga mewarisi semangat kaum muda pendahulunya lalu diterjemahkan dalam konteks kekinian mereka. “Tentu dengan nuansa yang berbeda. Sebab tantangan mereka pun berbeda,” ujarnya.

Menurutnya, putra putri Manggarai Timur persis berada pada konteks sosial ini. Mereka tidak hanya milenial yang gemar berselfie, mengupdate dan memberikan komentar di medsos, mereka telah berkarya dan memberikan yang terbaik bagi diri, keluarga, lingkungan serta daerah Manggarai Timur.

“Kesadaran ini kemudian mendorong pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur melalui dinas pariwisata dan kebudayaan untuk memberi dan mencipta ruang-tuang ekspresi diri mereka dengan tema besar ‘Seber Lestarikan Budaya’,” tutup Kadis yang kerap disapa Kanis itu.

Dari tempat yang sama, Kepala Bidang Kebudayaan, Frans Bukardi, mengatakan bahwa momen perayaan HUT kabupaten Manggarai Timur kali ini, para pemuda berkreasi akan hadir dan menunjukkan diri dalam pameran karya kreatif putra dan putri Manggarai Timur.

Frans mengatakan mereka adalah Youtuber RonsiGersyono asal desa Satar Nawang dengan icon bocah korslet, Itok Aman stand up asal Kota Komba. Selain itu ada maestro tari Yohanes Berto Manti, pengajar pada SMAK Pancasila Borong, Pelukis Ludwig Widang, dan Komunitas Panser Matima.

“Ada Eman, pematung asal desa Compang Kempo kecamatan Rana Mese. Tak hanya itu, ada Andrey Tulle, adalah founder kedai Kopi Edelweiss di Pesi Sita kecamatan Rana Mese termasuk Penggerak Organisasi di beberapa Sekolah yang tersebar di seluruh wilayah Manggarai Timur yang belum sempat ditampilkan saat ini,” tutur Frans.

Keberadaan mereka sungguh-sungguh ada dan sungguh-sungguh bermakna dan membanggakan. “Tak diragukan lagi jika kita memercayakannya sebagai agen pelestari kebudayaan Manggarai Timur. Dirgahayu Manggarai Timur, mari bergotong royong membangun kebudayaan menuju Manggarai Timur SEBER,” tutup Frans.

Kegiatan panggung kreatif para pemuda inovasi diselenggarakan selama sehari di Lehong, pada 23 November 2020 bertepatan puncak acara HUT kabupaten Manggarai Timur. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan