oleh

Rayakan HUT ke 75, PGRI Kota Kupang Gelar Lomba Menulis

RADARNTT, Kupang – Jelang 75 tahun peringatan hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang juga bersamaan dengan Hari Guru Nasional (HGN) pada 25 November 2020, pengurus PGRI Kota Kupang melaksanakan lomba menulis.

Lomba menulis tersebut diadakan bagi para kepala sekolah, pengawas sekolah dan guru-guru terdiri dari 5 jenjang, yakni TK, SD/SLB, SMP/MTs, SMA dan SMK tingkat Kota Kupang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua PGRI Kota Kupang, Aplunia Dethan, S.Pd., M.Pd., kepada media ini Kamis, 08/10/2020 di Sekretariat PGRI Kota Kupang.

“Peringatan tahun ini yang kita lakukan adalah lomba menulis bagi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah,” ujarnya.

Aplunia menjelaskan bahwa ada dua kategori yang disiapkan dalam lomba menulis ini yakni kategori untuk kepala sekolah dan pengawas sekolah dengan membuat tulisan best practices lalu kategori guru dengan membuat tulisan umum.

“Fokus atau tema dari lomba menulis ini adalah pembelajaran jarak jauh di masa pandemi covid,” kata Aplunia.

Ketentuan berikutnya dari lomba, lanjut Aplunia, adalah khusus peserta dari para guru wajib membuat dan menulis di blog.

“Bagi guru-guru itu wajib buat blog, mereka ada yang sudah punya blog karena sebelumnya kita sudah ajarkan mereka bagaimana menjadi blogger dan juga menjadi youtuber,” jelasnya.

Sebagai wujud dari prakteknya, kata Aplunia, ketentuan lomba bagi para guru adalah membuat dan menulis pada blog. “Sehingga kita akan tahu sudah berapa banyak yang kita latih itu sudah memulai menulis di blog,” tambahnya.

Lebih lanjut, Aplunia mengatakan bahwa tidak semua guru suka menulis tapi setidaknya dengan lomba-lomba kecil seperti ini, PGRI Kota Kupang coba melakukan rangsangan bagi para guru untuk menulis.

“Kalau tulis lewat blog kan paling banyak enam sampai tujuh paragraf sehingga bisa diprediksi 1500 sampai 2000 kata,” tuturnya.

Terkait hadiah untuk perlombaan ini, Ia mengungkapkan bahwa PGRI akan berikan apresiasi berupa sertifikat. Sertifikat yang diberikan, harapnya, kiranya dapat membantu para guru untuk kenaikan pangkat.

“Kalau total hadiah sementara kita diskusikan, selain sertifikat sebagai bukti pengembangan diri, kita juga siapkan hadiah uang tunai buat para juara,” tambah Aplunia.

Pihaknya sementara merancang lomba tersebut dan akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Aplunia berharap para guru di Kota Kupang bisa ikut terlibat dalam lomba menulis itu.

Pelaksana Tugas Kepala SMPN 6 Kota Kupang, Beny Mauko, S.Pd.,M.Hum, mengapresiasi inisiatif PGRI Kota Kupang yang akan menggelar lomba menulis bagi para pengawas dan guru untuk semua jenjang pendidikan di daerah itu.

“Sebagai guru kami tentu mendukung niat baik teman-teman Pengurus PGRI Kota Kupang yang akan melaksanakan lomba menulis bagi pengawas dan guru demi meningkatkan kapasitas dan keterampilan bagi tenaga pendidik dalam menunjang tugas di masing-masing satuan pendidikan,” kata Beny Mauko.

Dia menjamin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada rekan guru di sekolahnya untuk ikut mengambil bagian dalam lomba menulis, demi peningkatan keterampilan menulis bagi guru karena hal itu sangat penting dalam membangun literasi untuk semua.

“Guru harus memiliki kemampuan menulis sebagai salah satu syarat mendapat kenaikan kepangkatan, dan lebih penting membangun budaya menulis di kalang guru karena menulis juga bermanfaat untuk pengembangan materi atau bahan ajar dalam mata pelajaran yang diampunya,” imbuh Guru Bahasa Indonesia jebolan FKIP Universitas Nusa Cendana. (DN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan