oleh

Ribuan UMKM Manggarai Timur Didata Terima Bantuan Modal Usaha

-Daerah, Matim-1.107 views

RADARNTT, Borong – Sebanyak 4.568 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di kabupaten Manggarai Timur didata oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur untuk mengakses bantuan modal usaha sebesar Rp2.400.000 per Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Kepala Dinas Koperindag kabupaten Manggarai Timur, Fransiskus Petrus Sinta, mengatakan, setelah dapat informasi dari Kementerian Koperasi dan UKM tentang bantuan modal usaha sebesar Rp2.400.000 per UKM, pihaknya langsung menyurati Camat, Kepala Desa, dan Lurah untuk segera mendata semua jenis usaha mikro, kecil dan menengah yang tersebar di wilayah kabupaten Manggarai Timur Selasa, 29 September 2020.

Untuk diketahui, kuota nasional penerima bantuan ini sejumlah 12 juta peserta UKM tandasnya.

“Kita bergerak cepat untuk mendata dan mengirim data ke pusat untuk cepat mengisi kuota itu,” ungkap Frans.

Hingga saat ini , 4.568 UMKM telah di data untuk dikirim ke pusat. Selanjutnya data- data itu akan diverifikasi oleh kementerian untuk menentukan layak atau tidak mendapat bantuan tersebut.

“Kementerian bekerja sama dengan Bank untuk penyaluran bantuan itu. Nantinya bantuan itu langsung diterima oleh pemilik usaha UKM,” jelas Frans.

Terpisah Kepala Bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Dinas Koperindag Manggarai Timur, Martinus Kerau, kepada media ini menegaskan data yang sudah terkirim per 28 September 2020 sebanyak 4.568 peserta.

“Namun dari data-data yang kami sudah kirim ini, masih ada yang belum punya nomor rekening bank,” tutur Martin.

Selanjutnya, kata Martin, pihaknya akan bekerja sama dengan Bank, agar peserta yang belum memiliki nomor rekening Bank diusahakan segera memilik nomor rekening yang telah bekerja sama dengan kementerian.

“Untuk sementara data-data yang kita kirim itu semuanya sesuai dengan persyaratan. Sehingga, harapannya dengan segera data-data yang telah disuslkan akan diakomodir oleh kementrian UKM dan kementerian Keuangan,” ungkap Martin berharap. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan