oleh

RS Pratama Lamboya Belum Beroperasi, Ini Penjelasan Direktur Bintang Sihombing

RADARNTT, Waikabubak – Gedung Rumah Sakit Pratama Lamboya di Hobakalla, Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, berkapasitas 60 tempat tidur yang dibangun dengan sumber dana APBN (Kemenkes RI TA. 2018) sebesar Rp 41 Miliar belum beroperasi.

Fasilitas RS. Pratama Lamboya yang telah dibangun di antaranya, yaitu: Gedung Poli Umum, Apotik, UGD, Lab. Medis, Ruang bersalin, Poli Gigi, Ruang Disabilitas, Poli Penyakit Menular, Ruang Rawat Inap, Dapur dan Laundry, Ruang Genset, Tower Air, IPAL, Incenerator serta dua unit Mes Medis di atas areal seluas 1,2 hektar.

Gedung RS. Pratama Lamboya ini sudah selesai dibangun beberapa bulan lalu hingga saat ini belum difungsikan, pasalnya karena izin operasional belum keluar.

Meskipun, pada bulan Januari 2020 lalu, Bupati Sumba Barat Agustinus Niga Dapawole telah melantik dr. Bintang Sihombing sebagai Direktur Rumah sakit Pratama Lamboya, Jhony Anton Bale Yare, A.Md. KG., sebagai Kasubag Perencanaan, Lodowik Tamo Ama, A.Md.Kep sebagai Kasubag Pelayanan Medik, dan Martinus Baula Nunu sebagai Kepala Tata Usaha pada RS. Pratama Lamboya.

Menurut Direktur RS. Pratama, Bintang Sihombing yang dihubungi media ini melalui whatsapp Jumat, (21/2/2020), mengatakan alasan belum beroperasinya rumah sakit tersebut karena belum ada dana operasional.

“Sampai saat ini, dana operasional RS. Pratama belum dianggarkan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat. Hasil konsultasi kami dengan Kadis Kesehatan, dana operasional RS. Pratama akan dianggarkan di perubahan Anggaran Tahun 2020,” kata Bintang Sihombing.

Sihombing menjelaskan, ketenagaan baru yang terlantik pada bulan Januarai 2020 lalu, yaitu dirinya sebagai Direktur, dan 3 eselon IV, yaitu Jhony Anton Bale Yare, A.Md.KG., sebagai Kasubag Perencanaan, Lodowik Tamo Ama, A.Md.Kep sebagai Kasubag Pelayanan Medik, dan Martinus Baula Nunu sebagai Kepala Tata Usaha.

“Kita berempat sedang mengurus IMB, izin lingkungan dan izin operasional sebagai modal dasar operasionalnya sebuah bangunan. Mengenai ketenagaan menjadi wewewang Bupati atas usulan Dinas Kesehatan,” terang Sihombing

Lebih lanjut Bintang Sihombing menegaskan, kapan operasional RS. Pratama Lamboya, sangat tergantung dari izin operasional, tenaga yang mengoperasionalkan dan dana operasional, serta sasaran pelayanan. (AG/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan