oleh

Sabuk Nusantara 79 Berlabuh Perdana di Dermaga Bina Natu Tanarighu

RADARNTT, Waikabubak – Kapal Tol Laut KM. Sabuk Nusantara 79 pertama kali berlabuh di dermaga Bina Natu, Desa Lokory Kecamatan Tanarighu Kabupaten Sumba Barat, pada Kamis (9/1/2020).

Kedatangan perdana Kapal Tol Laut KM. Sabuk Nusantara 79 disambut oleh Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole bersama Anggota DPRD Christina Ndelo, Asisten Perekenomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala bagian Humas dan Protokol, Camat Tanarighu dan masyarakat Tanarighu.

Bupati Dapawole mengatakan bahwa kehadiran Kapal Tol Laut merupakan wujud perhatian Pemerintah terhadap pemerataan pembangunan di Indonesia. Dapawole berharap dengan masuknya KM. Sabuk Nusantara 79 dapat memberi dampak positif kepada masyarakat terutama dalam perkembangan perekonomian bagi masyarakat Sumba Barat dan masyarakat Tanarighu khususnya. “Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan”, harapnya.

Lebih lanjut Dapawole mengatakan bahwa dirinya telah menyampaikan keluhan masyarakat Tanarighu dan perlunya Pembenahan serta Pengoperasian Pelabuhan Bina Natu, Kecamatan Tanarighu Kabupaten Sumba Barat kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ir. Budi Karya Sumadi.

Hal itu dikatakan Bupati Sumba Barat ketika bertemu Menteri Perhubungan Republik Indonesia yang juga dihadiri Jend. Purn Goris Mere dan Dirjen pada Kementerian Perhubungan, Bertempat di Ruang Kerjanya pada Jumat, 12 Juli 2019 lalu.

Dapawole mengaku sejak dibangunnya pelabuhan laut tersebut hingga saat ini tidak digunakan sehingga kondisi bangunan tersebut semakin rusak.

Lebih jauh Dapawole menyampaikan jika memungkinkan Pemerintah Pusat agar bisa mengambil langkah meninjau lokasi Lapangan sehingga dapat beroperasi, namun sebelumnya dapat melakukan pembenahan menurut kacamata teknis.

Keluhan yang disampaikan Bupati Dapawole mengatasnamakan Pemerintah dan Masyarakat Sumba Barat itu disambut baik dan mendapat respon positif oleh Menteri Perhubungan, “Dalam waktu dekat Tim Teknis akan turun ke lokasi untuk melihat lebih dekat kondisi lapangan,” imbuh Bupati.

Dapawole menjelaskan masyarakat Sumba Barat pada umumnya bertani dan berkebun dimana jika telah beroperasinya pelabuhan itu maka dengan sendirinya mata pencarian masyarakat juga dapat maju dan lebih baik dari sebelumnya.

Kepala desa Lokory Kristopel Umbu Robaka mengatakan hal serupa bahwa dengan mulai beroperasinya Tol Laut KM. Sabuk Nusantara 79 memberi dampak bagi perekonomian masyarakat, “Karena masyarakat akan berjualan di sekitar dermaga dan semakin giat berusaha khususnya tanaman holtikultura yang nantinya bisa dijual antar pulau,” ungkap Kepala Desa.

Nahkoda Kapal KM. Sabuk Nusantara 79, Ubaidi Haidar pada kesempatan itu mengatakan ucapan terima kasih atas sambutan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat atas hadirnya KM. Sabuk Nusantara 79. “Dari sisi kesiapan infrastruktur dermaga sudah memenuhi persyaratan akan tetapi perlu penambahan dan perbaikan beberapa fasilitas penunjang seperti pender/bantalan karet sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi pelayanan kepada masyarakat,” jelas Haidar. (AG/RN)

Komentar