oleh

Semuel Pakereng: Segera Benahi Disiplin ASN di Sumba Barat

RADARNTT, Waikabubak – Disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai abdi negara memiliki andil untuk membangun suatu daerah pada birokrasi Pemerintahan.

Mantan penjabat sementara (Pjs) Bupati Sumba Barat, Semuel Pakereng mengatakan pentingnya membenahi disiplin kerja ASN sebagai motor penggerak kemajuan daerah khususnya pada birokrasi pemerintahan di kabupaten Sumba Barat.

“Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai penggerak pembangunan daerah khususnya pada birokrasi pemerintahan di Kabupaten Sumba Barat harus dibenahi,” kata Pakereng.

Staf Ahli Gubernur NTT menyampaikan hal itu saat silaturahmi sekaligus pamitan bersama wartawan yang ada di Kabupaten Sumba Barat, Minggu (06/12/2020) di rumah jabatan Bupati Sumba Barat.

Pakereng menerangkan bahwa selama 71 hari bertugas sebagai Pjs Bupati Sumba Barat, ia mengamati masih rendah kedisiplinan ASN di Sumba Barat maka hal in segera dibenahi, terutama kedisiplinan waktu masuk dan jam pulang kantor.

“Karena selama 71 hari saya bertugas sering menemukan ASN yang datang kantor terlambat, ada juga Kepala Dinas yang datang terlambat. Begitupun jam pulang, jika Bupatinya ada, maka mereka full time berkantor, namun ketika Bupatinya sedang keluar tidak ada di lobi, maka sendiri mereka langsung pulang padahal belum waktunya pulang,” terang Pakereng.

Mantan Pjs Bupati Sumba Barat itu, juga mengatakan bahwa kedisiplinan waktu, loyalitas, inovatif serta kredibilitas adalah harga mati bagi seorang ASN.

“Saya melihat ASN di Sumba Barat, ketergantungannya terhadap pemimpin daerah sangat tinggi,” tegas Pakereng.

“Karena itu, selama saya bertugas sebagai Pjs Bupati Sumba Barat, saya melakukan pendekatan persuasif, saya datang dari kantor ke kantor dan saya mengajak para ASN di Sumba Barat untuk disiplin waktu,” lanjut Pakereng.

Selama bertugas di Sumba Barat, Pakereng mengaku sering melakukan sidak secara tiba-tiba di dinas-dinas yang ada di kabupaten Sumba Barat.

Ia berharap kepada Bupati Sumba Barat yang nantinya akan terpilih pada tanggal 9 Desember 2020, agar segera membenahi kedisiplinan ASN di Sumba Barat.

“Siapapun pemimpin daerah yang terpilih kedepannya, saya berharap agar kedisiplinan ASN harus betul-betul dibenahi. Jika pemimpin ke depan membiarkan ASN terlena dengan gaya masuk kantor tidak betul, percuma tidak ada gunanya, biar pemimpin bagus bagaimanapun jika ASN tidak disiplin tetap tidak akan bisa. Karena motor penggerak pembangunan suatu daerah adalah ASN. Jangan lihat orangnya, tapi lihatlah yang pimpin ini daerah adalah Bupati,” tutup Pakereng. (AG/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan