oleh

Setelah Manggarai Barat, Sikka Usulkan “Lockdown” Bandara dan Pelabuhan

RADARNTT, Maumere – Meskipun secara tersurat usulan menutup sementara Bandara dan Pelabuhan Laut dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat ditolak oleh Pemerintah pusat melalui Menteri Perhubungan tetapi hal ini tidak menghalangi Bupati Sikka menyurati Menteri Perhubungan untuk menutup sementara Bandara Frans Seda dan Pelabuhan Laut Lorens Say di daerah itu demi mencegah penyebaran virus corona.

Dalam surat tertanggal 26 Maret 2020, perihal penutupan sementara pelabuhan laut dan bandara, yang ditujukan kepada Menteri Perhubungan. Bupati Sikka Roberto Diogo menegaskan lima poin pertimbangan penting demi keselamatan warganya maka menutup akses ke daerah itu untuk sementara waktu.

Mengingat Kabupaten Sikka sebagai pintu masuk dan keluar baik melalui pelabuhan laut maupun bandar undara, maka sangat berpotensi terjadi perlintasan orang yang datang dari daerah terpapar corona virus atau Covid-19 dan mengancam penduduk Flores, khususnya penduduk kabupaten Sikka yang berjumlah 320 ribu jiwa.

Dan menjaga situasi sampai saat ini kabupaten Sikka yang masih status negatif Covid-19, belum ada laporan hasil medis yang menyatakan positif Covid-19 di Sikka meskipun hasil pengamatan per 25 Maret 2020, terdapat 2101 orang tanpa gejala (OTG) yanh dikarantina mandiri, 37 orang dalam pemantauan (ODP). “Semua ODP tersebut datang dari luar negeri/daerah yang tertular yakni Jakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, Kalimantan dan Papua. Angka tersebut di atas terus menunjukkan trend meningkat dari waktu ke waktu,” jelas Bupati dalam suratnya.

Selain itu, minumannya ketersediaan fasilitas dan alat kesehatan menjadi menjadi pertimbangan utama. “Persediaan alat pelindung diri (APD) dan fasilitas kesehatan lainnya belum seluruhnya tersedia, maka kita harus waspada,” tegas Bupati.

Demi keselamatan warga masyarakat kabupaten Sikka maka dengan ini, “kami nyatakan bahwa akses menuju kabupaten Sikka untuk sementara waktu ditutup, kecuali untuk penerbangan yang mengantar bantuan maupun logistik untuk penanganan Covid-19 dan logistik lainnya,” tegasnya.

Bupati Sikka menutup sementara Bandara Frans Seda, Pelabuhan Lorens Say dan pelabuhan penyeberangan Kewapante bagi semua orang. “Sehingga seluruh penerbangan domestik, kapal penumpang Pelni dan kapal penumpang lainnya termasuk kapal penumpang Roro dan Ferry ASDP ditutup pengoperasiannya terhitung mulai tanggal 30 Maret pukul 01:00 sampai dengan 12 April 2020 pukul 00:00,” tegas Bupati dalam suratnya. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan