oleh

Tak Lengkap Berkas Perkara, Dian Dikembalikan Jaksa ke Penyidik

-Daerah, Hukrim-1.377 views

RADARNTT, Kupang – Berkas laporan kasus penganiayaan dengan No laporan : LP/B/145/IX/2019/Sektor Oebobo tanggal 30 September 2019, dikembalikan oleh jaksa ke penyidik Polsek Oebobo.

Berkas laporan kasus penganiayaan dengan pelapor Merlin Selviana Bu’u dan Kristin Bu’u yang melaporkan Dian Cantika Tondo tersebut dikembalikan oleh jaksa ke penyidik untuk diperbaiki dan dilengkapi. Hal ini karena berkas tersebut dinyatakan tidak lengkap atau P19.

Pengembalian berkas laporan tersebut dibenarkan oleh Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kupang, Arry Verdiana, Jumat (17/04/2020). Arry menyebut pihaknya masih memberikan petunjuk dengan meminta fakta-faktanya.

“Yang jelas perkara masih beberapa kita minta fakta-faktanya, baik secara yuridis maupun teknisnya lalu kita berikan petunjuk kepada penyidik,” ujarnya.

Pengembalian berkas tersebut juga dibenarkan oleh Novia Sina, jaksa yang menangani kasus tersebut. Novia mengatakan pengembalian berkas tersebut karena masih ada kelengkapan formil dan materil yang belum lengkap.

“Kelengkapan formil yang belum lengkap salah satunya yakni belum adanya Visum Et Repertum dari pelapor, dan beberapa dokumen lainnya,” ungkapnya

Sedangkan untuk materilnya, jelas Novia, pihaknya meminta detail kronologi penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka.

“Intinya dalam berkas laporan ini masih banyak kekurangan, jadi berkasnya dikembalikan ke penyidik Polsek Oebobo dan kita juga beri petunjuk bahwa ini Overmacht,” ujarnya.

Lebih lanjut, Novia mengungkapkan, P19 pertama tanggal 18 Desember 2019, Kemudian P19 kedua
Petunjuknya berdasarkan fakta berkas setelah diteliti dengan cermat unsur dengan sengaja melakukan penganiayaan tidak terpenuhi.

“Sesuai dengan pasal 48 KUHP yang mengatakan bahwa orang yang melakukan pidana karena pengaruh daya paksa tidak di pidana (overmacht),” pungkasnya

Sebelumnya, pada kasus yang sama, dimana pelapor Dian Cantika Tondo yang melaporkan Merlin Selviana Bu’u dan Kristin Bu’u atas kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi pada periode September 2019 di halaman parkir Ramayana Mall Kupang, telah disidangkan perdana di Pengadilan Negeri (PN) Kupang pada Rabu, 08/04/2020

Dalam sidang tersebut, sesuai dakwaan JPU, perbuatan para terdakwa Merlin Selviana Buu dan Kristin Buu di atur dan diancam pidana Pasal 170 Ayat (1) KUHP, Pasal 351 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (Nd/RN)

Komentar