oleh

Walikota Hadiri Diskusi Gerakan Kupang Hijau, Percantik Kota Menuju Kupang Smart City

RADARNTT, Kupang – Walikota Kupang, Jefirstson R. Riwu Kore, menghadiri dan menjadi keynote speaker diskusi awal tahun Harian Pagi Timor Express  dengan tema “Gerakan Kupang Hijau, Percantik Kota Menuju Kupang Smart City”.

Diskusi yang berlangsung pada Kamis, (9/1/2020) pagi di lantai II Graha Pena, dihadiri beberapa narasumber yakni Ir. Robert Rayawulan, MT (pakar tata kota), Dr. Herry Kota (Ketua Dewan Evaluasi Kota), Ir. Yehezkiel lanoe (Mantan Ketua DEK), Dr. Johny Kiuk (Akademisi/Anggota DEK), Peter Gregor Neonbasu, SVD (Antropolog dan Budayawan), Sultan Eka Putra selaku Direktur Timex, Harry Alexander Riwu Kaho, SH, MM Direktur Pemasaran Dana yang juga koordinator Gerakan Kupang Hijau, Stenly Boymau selaku moderator, dan peserta diskusi lainnya.

Walikota dalam sambutannya mengucapkan terima kasih untuk acara yang sangat luar biasa bisa diselenggarakan oleh Timor Express dan menghadirkan Narasumber yang tentu akan sangat membantu pemerintah dalam pembangunan kedepannya setelah diskusi ini berlangsung. “Tuhan menempatkan Kami di sini untuk memperhatikan kota ini, tanggung jawab Kami hanya dua, yakni kepada Tuhan dan kepada masyarakat, kalau kita kerja benar maka tidak ada yang tidak mungkin, saat pertanggungjawaban di hadapan Tuhan dan masyarakat kita tidak ada keraguan, meski kadang tidak semua diterima oleh masyarakat,” ungkap Walikota Kupang.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Kupang menayangkan video program inovasi Pemerintah Kota Kupang Tahun 2019, Walikota Kupang menyampaikan capaian selama tahun 2019 yakni ; 6 taman di Kota Kupang yang sudah dapat dinikmati mulai dari Taman Adi Pura, Taman Patung Burung, Taman Tirosa, Taman Tagepe, Taman Ina Bo’i, dan Taman Sonbai, selanjutnya beberapa Program Pro Rakyat seperti pembagian seragam gratis dan pembagian kacamata gratis di tahun 2019.

Walikota Kupang melanjutkan dengan memaparkan rencana strategis di tahun 2020, antara lain ada beberapa taman yang akan dibangun pada tahun 2020 yakni ada taman Perdamaian di ujung barat Taman Nostalgia, Taman Revolusi Mental di ujung timur Taman Nostalgia, kemudian ada juga Taman Tagantong di depan kantor Camat Kelapa Lima, Kupang Square di Terminal Kupang LLBK, dan Taman di Depan Aston, semua penjelasan langsung disajikan desain taman – taman yang akan dibangun.

“Sudah barang tentu semua taman dan  air juga tidak akan jadi jika kita menggunakan dana APBD, ini semua adalah hasil Komunikasi dengan pemerintah pusat dan terjawab”, ungkap Walikota Kupang. Selanjutnya Walikota Kupang mengatakan,  tahun 2020 juga persoalan air perlahan akan diatasi, tahun ini juga ada dua sumber air yang akan di kerjakan yakni SPAM Dendeng dan SPAM Air Sagu, dengan rincian SPAM Dendeng menghasilkan 300 liter/detik dan SPAM Air Sagu menghasilkan 100 liter/detik.

Walikota Kupang dalam kesempatan tersebut juga mengatakan bahwa Program Gerakan Kupang Hijau yang telah dicanangkan tahun 2019 akan lebih digaungkan pada 2020. “Kemarin sekitar 1.923 PTT sudah menanam pohon, tahun  2020 ini para ASN yang akan menanam pohon, kemudian para siswa di sekolah juga akan kita ajak untuk menanam pohon, tidak lupa juga kami akan ajak kampus-kampus untuk mendukung program Gerakan Kupang Hijau dan Kupang Smart City melalui kegiatan KKN mereka di Kelurahan-kelurahan,” terangnya.

Sultan Eka Putra selaku Direktur Timor Express dalam sambutannya mengatakan, Timor Express sudah melakukan Kegiatan menjaga kebersihan sejak 2008, dengan melaksanakan Kupang Green and Clean (KGC) dengan tujuan merubah mindset warga Kota Kupang yang awalnya acuh tak acuh bisa perhatian dengan kebersihan kotanya. “Walikota sendiri sudah melakukan suatu gerakan spektakuler yakni dengan ajakan menanam pohon dalam hal ini Gerakan Kupang Hijau, Saya harapkan semua ASN, dan warga dapat mendukung program yang sangat bagus ini,” ungkap Sultan.

Sultan melanjutkan, saya pikir satu tahun terkahir saya sungguh merasakan perubahan luar biasa di bawah pimpinan Bapak Walikota Jefri Riwu Kore, ia mengisahakan Kota Kupang yang dulunya gelap kini sudah tidak lagi gelap dan juga dilngkapi lampu hias membuat kota inin lebih indah saat malam hari, yang dulunya tidak ada tempat selfie, sekarang dengan banyaknya taman maka sudah banyak pilihan kepada masyarakat dan masyarakat harus terlibat langsung dalam menjaga semua yang sudah dikerjakan oleh pemerintah, ujar Sultan mengakhiri sambutannya.

Narasumber yang hadir pada kesempatan tersebut juga sangat berterima kasih kepada Walikota yang sudah hadir pada kesempatan tersebut, para narasumber memberikan usul saran kepada pemerintah kota untuk pembangunan ke depan yang lbih baik, diskusi berjalan sangat hangat dari awal hingga akhir, semua saran dari narasumber diterima oleh pemerintah kota kupang dan semua saran akan diakomodir untuk pengembangan kota kupang ke depan, ungkap Walikota Kupang.

Di akhir diskusi Direktur Timor Express  Sultan Eka Putra memberikan bingkisan berupa karikatur Pemerintah Kota Kupang dalam pembangunannya yang pernah menjadi headline di Koran Haria Pagi Timor Express. (pkp/frd/el)

Komentar

Jangan Lewatkan