oleh

Warga Alor Tagih Janji Kampanye Jokowi

-Alor, Daerah-577 views

RADARNTT, Kalabahi – Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera merealisasikan janji-janji kampanye saat Pemilu 2019 tentang Bansos, BLT, PKH, Kartu Prakerja kepada masyarakat secara adil dan merata.

Hal ini dikeluhkan Meryana dan Johan Atamahela Warga Jl. Malfeng, Desa Petleng, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur kepada media ini, Sabtu (9/5/2020) via seluler.

Menurut Meryana, sampai saat ini, belum ada bantuan sosial, PKH, BLT dan Kartu Pekerja yang diterima oleh beberapa warga di lingkungannya.

“Korona buat kami tinggal di rumah sa. Kami su dengar dan nonton TV, Jokowi bilang akan bagi-bagi sembako, BLT, bansos, PKH dan Kartu Prakerja kepada warga miskin tapi sampai detik ini, kami belum terima satu macam pun,” keluh Mery.

Ia sering menyampaikan aspirasi rakyat ini kepada adiknya yang sedang bekerja sebagai Tenaga Ahli Fraksi Partai NasDem di DPR RI agar bisa turut memperjuangkan nasib masyarakat di kampungnya.

“Waktu kampanye, Jokowi su janji akan perhatikan orang miskin, kami mau Jokowi jawab su. Sa ju sering marah dan ingatkan adik Fridrik Makanlehi yang su bekerja di DPR untuk kasitau Presiden,” katanya tegas.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dirinya tidak mengharapkan bantuan, tetapi ia prihatin dengan keluarga miskin yang berhak menerima bantuan pemerintah yang sudah dijanjikan. “Sebenarnya sa ju tidak talalu harap Bansos, BLT, PKH, Kartu Prakerja dari Jokowi. Tuhan su kasih 10 jari, sa bisa pakai kerja untuk cari makan. Tapi kasihan keluarga miskin yang lain,” tegas Meryana.

Dikatakannya, anak sekolah belajar online, menjadi beban bagi orang tua terutama orang tua tidak mampu seperti petani dan buruh.

“Anak sekolah ju butuh uang beli pulsa data, pulsa ju mahal sekali. Kalau bisa Pemerintah gratiskan pulsa internet untuk anak sekolah pake belajar,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Johan Atamahela, sampai sekarang kami belum pernah terima Bansos, PKH, BLT dan Kartu Prakerja.

“Kita nonton TV, Jokowi bilang akan berikan Bansos, PKH, BLT dan Kartu Prakerja kepada kami, tapi sampai saat ini, kami belum terima,” tutur Johan.

Semakin hari, kata Johan, semakin bertambah virus korona ke seluruh Indonesia. Namun, bantuan yang dikuncurkan Pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabaputen belum sepenuhnya terealisasi. Ada banyak warga yang belum mendapat Bansos, PKH, BLT dan Kartu Prakerja.

“Kami harap, pak Jokowi bisa tegas dan adil bagi bantuan ke seluruh rakyak miskin di pelosok Desa tertinggal,” imbuh Yohan.

Menurut Fridrik Makanlehi selaku Tenaga Ahli Fraksi Partai NasDem, yang ditugaskan di Komisi V DPR RI, seringkali warga Alor menyampaikan aspirasi untuk segera diperjuangkan.

“Bukan Kakak-ku saja yang sering memarahi atau menyampaikan aspirasi, tapi ada banyak warga Alor atau warga NTT yang inbox, telpon, WA menyampaikan persoalan di lapangan, namun saya belum bisa menjawab dan saya tidak mau memberikan janji–janji palsu kepada mereka. karena itu bukan wewenang atau tugas pokok pekerjaanku. Tugasku hanya mengerjakan apa yang diperintahkan Fraksi NasDem,” tutur Fridrik Makanlehi yang juga alumni Master Transportasi UGM.

Selain itu, “Kalau memang saya tidak bisa berjuang lewat pekerjaanku ini, maka saya akan berusaha pakai cara lain untuk memperjuangkan aspirasi warga Alor yang telah disampaikan. Lambat-laun saya akan cari jalan keluarnya,” kata Fridrik. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan