oleh

Warga Diaspora Dapat Bantuan Sembako dari Paguyuban TTU di Kota Kupang

RADARNTT, Kupang — Paguyuban Timor Tengah Utara (TTU) di Kota Kupang memberikan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian dan perhatian akan dampak Covid-19 yang tengah mewabah di masyarakat.

Bantuan sembako ini didistribusikan dan dibagikan kepada 80 warga diaspora TTU yang tersebar di beberapa wilayah di Kota Kupang, Sabtu, (16/5/2020).

Salah satu tokoh Paguyuban TTU di Kota Kupang, Elpidus Kono Feka, yang hadir dalam kegiatan pembagian sembako tersebut mengatakan bahwa aksi sosial hari ini merupakan bentuk solidaritas dari paguyuban TTU bagi masyarakat Kota Kupang.

“Oleh karena itu diharapkan kerja sama untuk saling membantu dengan membagikan kelebihan kepada masyarakat yang secara langsung terkena dampak, misalnya pekerja buruh harian lepas, tenaga kerja yang dirumahkan, tukang ojek yang hasil pendapatannya berkurang karena dampak pandemi covid-19 ini,” kata Elpidus.

Ia mengharapkan agar paguyuban TTU ini dapat menjadi wadah yang mempersatukan semua warga diaspora TTU di Kota Kupang agar menjalin kekeluargaan dan persaudaraan antar warga masyarakat.

“Semoga solidaritas melalui pemberian bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka selama ini,” harapnya.

Elpidus juga menambahkan bahwa kebetulan ada juga anggota kepolisian (Polri) yang bergabung dalam paguyuban TTU ini maka bantuan sosial ini juga sebagai bentuk implementasi dari instruksi Kapolri dan juga Kapolda NTT.

“Kapolri dan Kapolda NTT memberikan arahan kepala seluruh personil anggota Polri agar memberikan bantuan bagi masyarakat baik secara langsung maupun memfasilitasi bantuan untuk tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Elpidus.

Aksi sosial berupa pemberian bantuan dari Paguyuban TTU bagi masyarakat Kota Kupang ini tetap mematuhi protokol pemerintah seperti menggunakan masker dan menjaga jarak sosial.

Rudi Soik, Koordinator Paguyuban TTU di Kota Kupang kepada media ini mengatakan bahwa paguyuban ini dibentuk dengan tujuan mengikat persaudaraan dan kekeluargaan antara warga TTU di Kota Kupang.

“Tujuan dari paguyuban ini adalah untuk membingkai persaudaraan tanpa membatasi adanya perbedaan suku, ras, agama dan adat-istiadat. Kita harapkan agar paguyuban ini sebagai pelopor persaudaraan, tidak hanya terbatas untuk orang TTU tetapi terbuka untuk semua kalangan masyarakat di Kota Kupang sebagai representasi masyarakat NTT,” tegasnya. (ND/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan