oleh

13 LSM Bantu Pemkab Kupang Verifikasi Data Masyarakat Terdampak Bencana

RADARNTT, Oelamasi – Sebanyak 13 Lembaga Swadaya Masyarakat  (LSM) relawan membantu pemerintah kabupaten Kupang dalam memverifikasi data masyarakat korban terdampak bencana siklon tropis seroja yang menerjang daerah itu.

Kegiatan verifikasi data berlangsung di ruang Rapat Bupati Kupang di Oelamasi pada Kamis, 22 April 2021. Turut hadir, Asisten I Krispinianus Patmawan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Daniel Panie, Kepalan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Imanuel Buan, Kepala RSUD Naibonat dr. Erol Nenobais, Kepala Bagian Tatapem Dikson Selan dan tim LSM Kabupaten Kupang.

Sekretaris Daerah Obet Laha dalam sambutannya mengatakan bencana seroja menyebabkan banyak hal yang berkaitan dengan masyarakat, baik itu secara fisik maupun materi. Ini sudah tahap pertama dan telah dilakukan perpanjangan waktu untuk melakukan verifikasi data yang sudah diambil.

Obet melanjutkan, mulai kemarin kita sepakat untuk turun verifikasi sampai tanggal 24 April 2021. Kita tidak bisa bekerja sendiri melainkan harus ada keterlibatan dari NGO/LSM relawan yang ada di Kabuoaten Kupang.

“Pemkab Kupang meminta bantuan dari 13 LSM di kabupaten Kupang untuk bersama-sama melakukan pelaksanaan verifikasi dengan tim yang sudah ada,” kata Obet.

Lanjut Obet, sudah ada koordinator dari setiap OPD terkait. Kiranya masyarakat terdampak yang namanya tidak ada bisa langsung didaftarkan untuk diverifikasi. Ini dilakukan untuk selama masa tanggap darurat, segala informasi yang tidak searah tentang pemerintah bisa diperbaiki melalui bantuan teman-teman LSM agar persoalan yang terjadi bisa terselesaikan.

Obet mengakui bahwa bukan hanya dari LSM namun Pemda juga membutuhkan bantuan dari Pemerintah Pusat. Dalam akhir sambutannya, beliau berharap semoga apa yang sudah dikerjakan bisa di bantu oleh tim LSM agar bisa diperbaiki. “Kepala BPBD dan Koordinator CIS Timor diharapkan dapat mengaturnya secara teknis,” tegasnya.

Koordinator CIS Timor Kabupaten Kupang Elfrid V. Saneh mengatakan, yang tercatat di teks relawan NTT per 21 April 2021. LSM di kabupaten Kupang berjumlah 25 orang dari 13 LSM yang ada. Terdiri dari Save The Children, CIS Timor, Marungga Fondation, PKBI NTT, Wahana Visi Indonesia, Yayasan Alfa Omega, Child Fund, Dompet Dhuafa, Pusaka Indonesia, SBSM, RSBI dan Care Indonesia. Sebagian besar bekerja pada pendataan, anak dan perempuan, kesehatan, pshycosocial, pendidikan, ruang ramah anak, dan sebagainya.

“Dilihat dari bencana yang terjadi, penyimpulan data sangat sulit karena banyak yang tidak berada ditempat hingga paradigma berpikir tentang bentuk bantuan yang diberikan,” tutur Elfrid Saneh.

Ia menyampaikan, tak lupa pihak LSM mengucapkan terima kasih untuk Pemkab Kupang terkhusus Sekda Obet Laha yang telah menyerahkan tugas ini bagi mereka. (PKP-Kupang/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan