oleh

2.360 Vial Vaksin Sinovac Tiba di Sumba Barat

RADARNTT, Waikabubak – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat bersama Tim gabungan TNI-POLRI menjemput vaksin Sinovac sebanyak 2.360 vial di Bandara Tambolaka yang diterbangkan dari Kupang ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu (31/01/2021).

Vaksin Sinovac ini tiba di Bandara Tambolaka pada pukul 15.40 dengan menggunakan maskapai penerbangan Wings Air. Vaksin Sinovac yang berjumlah 2.360 vial dibawa oleh kendaraan roda empat milik PT. Pos Indonesia (Persero Tbk) dan bergeser dari Bandara Tambolaka menuju Waikabubak Kabupaten Sumba Barat dengan pengawalan ketat oleh TNI-POLRI bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat. Vaksin Sinovac disimpan di gudang farmasi obat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Bonar B. Sinaga kepada awak media mengatakan hari ini Minggu, 31 Januari 2021 Pemerintah Kabupaten Sumba Barat telah menerima Vaksin Sinovac yang berjumlah 2.360 vial.

“Untuk gelombang pertama dari 2.360 vial Vaksin Sinovac, 1.041 vial Vaksin Sinovac ini diprioritaskan bagi tenaga kesehatan dan 1.319 vial untuk pejabat publik,” kata Bonar.

Bonar Sinaga menyampaikan, launching pemberian Vaksin Sinovac kepada pejabat publik (Kepala Daerah, Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Perwakilan Tokoh semua Agama, Perwakilan Tokoh Masyarakat) di Kabupaten Sumba Barat akan dilaksanakan Selasa, 2 Pebruari 2021, yang rencananya akan dilaksanakan di Kantor Bupati Sumba Barat.

Setelah itu, mulai tanggal 4 Pebruari 2021 dan seterusnya, menurut Bonar baru dilaksanakan pemberian vaksin terhadap tenaga kesehatan dengan sasaran RSK Lendemoripa dan RSUD Waikabubak, Dua Klinik TNI-POLRI, serta sembilan Puskesmas yang telah terdaftar sebagai Puskesmas terakreditasi yang ada di Kabupaten Sumba Barat.

“Dari dua Rumah Sakit, dua Klinik TNI-POLRI dan Sembilan Puskesmas menjadi prioritas pemberian Vaksin Sinovac pada gelombang pertama, sehingga pejabat publik serta tenaga kesehatan yang nantinya akan diberi vaksin menjadi contoh untuk masyarakat Kabupaten Sumba Barat. Nanti gelombang kedua pemberian vaksin untuk Anggota TNI-POLRI dan gelombang ketiga untuk masyarakat umum,” terang Bonar.

Bonar menjelaskan, pemberian Vaksin Sinovac ini harus berdasarkan hasil pemeriksaan medis. Berdasarkan protap pemberian vaksin, penerima vaksin berumur dari 18-59 tahun, tidak pernah terkonfirmasi positif Covid-19, tidak hipertensi. (AG/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan