oleh

Akibat Kevakuman, BPP HIPMI Tugaskan Karteker Gelar Muscab BPC HIPMI Se-NTT

Spread the love

RADARNTT, Kupang – Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menugaskan karteker menjalankan roda organisasi HIPMI di NTT sekaligus melakukan musyawarah cabang karena terjadi kevakuman dari pengurus sebelumnya.

Musyawarah cabang (Muscab) dilakukan sebagai langkah menuju musyawarah daerah yang akan dilaksanakan sesudah BPC HIPMI 22 Kabupaten/Kota di NTT terbentuk.

Muscab di wilayah kerja BPD HIPMI NTT sendiri sebelumnya sudah dilaksanakan di seluruh Kabupaten di Pulau Sumba dan pada Kamis, (02/12/2021), Karteker BPD HIPMI NTT menggelar Diklatcab dan Diklatda kepada para pengurus BPC HIPMI sebagai pembekalan Muscab bagi pengurus se-daratan Timor, Sabu, Rote dan Alor.

Herman Haizer, Korwil Indonesia Timur yang dipercaya BPP HIPMI sebagai Ketua Umum Karteker BPD HIPMI NTT mengungkapkan bahwa dirinya dipercaya untuk melaksanakan agenda organisasi menggelar Muscab yang mana tujuannya adalah agar bisa terlaksana Musda pada awal januari 2022.

“Jadi sebelum Musda dilaksanakan ya kita selenggarakan Muscab. Kemarin sudah dilaksanakan Muscab di Pulau Sumba, saat ini di Pulau Timor dan minggu depan muscab di daratan Flores,” ungkapnya

Harapannya, lanjut Herman, dengan dijalankan roda organisasi ini, kedepannya pengusaha-pengusaha muda di NTT ini dapat memainkan peran signifikan untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam hal pembangunan.

“Karena seperti yang kita tahu kemiskinan di NTT kalau dibandingkan dengan provinsi lain, NTT cukup tinggi bahkan di beberapa kabupaten itu angkanya lebih dari 20 persen. Nah, salah satu cara keluar dari hal tersebut adalah memperbanyak jumlah pengusaha di NTT dan kami sangat berharap pengusaha muda disini lahir dari rahim HIPMI NTT,” harapnya.

Pada momen yang sama, Saefudin HS, Wasekjen BPP HIPMI yang ditugaskan sebagai Sekretaris Karteker BPD HIPMI NTT menjelaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan berdasarkan surat keputusan BPP HIPMI ditugaskan untuk menjalankan roda organisasi sebagai Karteker BPD HIPMI NTT.

Hal ini, lanjutnya, disebabkan oleh masa bakti kepengurusan lama yang sudah habis periodenya, yang mana kepengurusan sebelumnya tidak bisa mempersiapkan Musda atau juga mempersiapkan program kerja baru serta proses kaderisasi di BPD HIPMI NTT tidak terlaksana, sehingga sesuai mekanisme di internal HIPMI, ini diambil alih oleh BPP HIPMI.

“Kami ditugaskan oleh Ketua Umum BPP HIPMI, sebagai pengurus BPP diminta untuk menyelesaikan persoalan dan menjalankan roda organisasi HIPMI di NTT. Karena di HIPMI NTT terjadi kemoloran pengkaderisasian dan telah dipastikan ada kevakuman,” jelasnya

Musda akan terlaksana, tegasnya, apabila HIPMI NTT sudah melakukan Muscab.

“Target kami yang utama adalah menyelesaikan Muscab dengan menggelar Diklatda dan Diklatcab. Setelah selesai baru kita adakan Musda,” ungkapnya. (DN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan