oleh

Apotek dan Laboratorium CITO Borong Melayani Swab Antigen

-Daerah, Matim-1.040 views

RADARNTT, Borong  – Pemilik Apotek dan Laboratorium CITO Borong Manggarai Timur, dr.Andrianus Andri saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Jumat (19/2/2021) mengatakan, Laboratorium CITO bekerja sama dengan gugus tugas penanganan Covid-19 melayani swab antigen atau rapid test antigen.

Disampaikannya, Apotek dan Laboratorium CITO telah membuka layanan rapid test antigen sejak bulan Desember 2020 lalu.

“Kita telah melayani tes rapid sejak bulan Desember lalu. Hanya saja pada bulan Desember lalu, kita masih melayani rapid anti bodi, sedangkan untuk rapid test antigen itu sejak bulan Januari,” terang dr.Andri.

Berkaitan bilik pengambilan sampel, terang dr.Andri, Apotek dan Laboratoriun CITO telah menyediakan bilik khusus dan petugas swab yang kompeten dan petugas analis yang kompeten dibidangnya.

Selain petugas dan tempat atau bilik yang sangat memadai, kata dia, Apotek dan Laboratorium CITO telah menerapkan pelayanan yang berbasis mendukung protokol kesehatan.

Tata ruang yang sangat bersih, kata dr. Andri, antara pelayan atau petugas degan pasien, dibatasi dengan kaca plastik untuk mengurangi kontak fisik. Jarak antara pasien satu dengan yang lain itu dibuat jarak. Setiap pemohon, sebelum dilayani, wajib menggunakan masker dan mencuci tangan, sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

“Kita telah menerapkan protokol kesehatan, demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Sehingga tidak terjadi klaster baru, dan itu harus ditegakkan. Di setiap ruangan yang ada, kita telah menempel poster (ruangan ini, wajib memakai Masker) sebagai bentuk himbauan kepada pemohon,” tutur dr. Andri.

Dikatakannya, sejauh ini pasien yang telah datang melakukan rapid antigen sejumlah 456 orang. Sebanyak 42 orang mengalami reaktif rapid antigen, dan wajib melaporkan kepada gugus tugas penanganan Covid-19 di Lehong. Kata dia, hal itu ditindak lanjuti oleh gugus tugas penanganan Covid-19, dan melakukan tracing atau pelacakan kontak erat dengan pasien.

“Sejauh ini, pasien yang terindikasi positif reaktif rapid antigen, akan dilaporkan ke gugus tugas untuk lakukan penanganan lebih lanjut. Dan pihak gugus tugas akan melakukan pelacakan terhadap orang telah kontak erat dengan pasien,” terangnya.

dr. Andri berharap agar masyarakat Manggarai Timur tetap mematuhi protokol kesehatan guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Bila ada yang ingin melakukan tes swab rapid antigen, Apotek dan Laboratorium CITO juga melayani pasien yang ingin tes rapid antigen. Biayanya, cukup terjangkau, Rp250 ribu per orang,” kata dr. Andri.

Dihubungi terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Bonifasius Sai, kepada media ini mengatakan, sejauh ini ada dua tempat laboratorium di kota Borong yang telah menjalin kerja sama dalam menangani tes rapid antigen Covid-19.

Dikatakannya, yang telah berijin untuk melakukan pelayanan rapid test antigen yaitu Apotek dan Laboratorium CITO Borong, di jalan Trans Flores Manggarai Timur dan Apotek dan Laboratorium Gratia yang terletak di Golo Karot Borong.

“Kedua apotek dan laboratorium CITO dan Gratia telah mendapat ijin untuk melakukan tes swab dan rapid test antigen,” tutur Boni.

Ia mengatakan kedua laboratorium yang kerja sama ini, akan melaporkan secara rutin. Pasien yang positif rapid test antigen, akan dilaporkan ke gugus tugas untuk melakukan penanganan lebih lanjut dan pelacakan jejak untuk orang-orang yang telah berkontak erat dengan pasien.

Masih dari Boni, hingga Jumat, (19/2/2021) perkembangan penanganan Covid-19 di Manggarai Timur, pasien terkonfirmasi positif berdasarkan tes PCR 122 orang dan positif rapid test antigen 169 orang, total 291 orang.

“Pasien sembuh berjumlah 108 orang, yang masih dirawat di shelter 56 orang, shelter rumah sakit 25 orang, Shelter Ruko 5 orang, shelter kevikepan 12 orang dan shelter IKM sejumlah 14 orang,” terang Boni.

Sedangkan yang menjalani isolasi mandiri di rumah 4 orang yakni di kampung Dampek ada 3 orang dan di kampung Mano 1 orang.

“Kita bersyukur karena tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di kabupaten Manggarai Timur mengalami peningkatan yaitu 108 orang dan ini merupakan berkat dukungan dan partisipasi kita semua dalam menjalankan protokol isolasi mandiri,” kata Boni.

Ia menegaskan bahwa pemerintah berharap agar seluruh masyarakat bahu membahu melawan penyebaran Covid-19 dengan taat menjalankan protokol keseatan. Juga tetap berdoa bagi saudara, sahabat yang saat ini masih dalam perawatan baik di shelter maupun yang isolasi mandiri semoga semuanya cepat sembuh. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan