oleh

Bank NTT Teken MoU Dengan Pemda Manggarai Timur

RADARNTT, Borong – Direktur Utama (Dirut) PT Bank NTT Aleksander Riwu Kaho dan Bupati Agas Andreas menandatangi nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kerja sama Bank NTT dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, di Lantai 2 Aula Kantor Bupati l, Lehong, Borong Manggarai Timur, Kamis, (25/3/2021).

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas dalam kata sambutannya mengatakan bahwa, kehadiran Bank NTT merupakan bagian dari dukungan inovasi pelayanan publik.

Kata Bupati Agas, hal tersebut dimuat dalam nota kesepahaman antara pemerintah kabupaten Manggarai Timur dengan PT Bank NTT tentang Penerapan Layanan Perbankan untuk Khas Daerah melalui Cash Management System (CMS) , SP2D Online, dan Pembayaran Pajak serta Retribusi Daerah Secara Online.

Semetara itu, Dirut PT Bank NTT, Aleksander Riwu Kaho, mengatakan bahwa Pemerintah Manggarai Timur adalah salahsatu pendiri Bank NTT.

Riwu Kaho mengatakan kehadiran Bank NTT juga bagian dari kerja sama untuk mendukung tata kelola keuangan yang ada di kabupaten Manggarai Timur. Lanjut Riwu Kaho, Bank NTT siap ditugaskan oleh Bupati untuk menerjemahkan atau berpartisipasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Melalui kantor atau agen. Ada 168 agen yang tersebar di kabupaten Manggarai Timur, bisa dimanfaatkan untuk sebagai kolektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Mekanismenya coba kami usul , di bawah pengawasan badan pendapatan,” tutur Riwu Kaho.

Agen- agen ini akan ada kontrak dan kewajiban setoran minimum dari target yang ditetapkan. Kata dia , misalnya, dalam satu kecamatan atau desa , berapa wajib pajak yang diberikan kepada agen tersebut, berapa besaran PBB, tentu kita tetapkan dia punya tabungan yang baik menjamin untuk setoran PBB.

Lanjutnya, Agen- agen itu membantu untuk percepatan proses pembangunan Manggarai Timur dan Masyarakat yang ada di kabupaten Manggarai timur.

Terkait penunjang penguatan ekonomi rumah tangga, masyarakat kecil, atau usaha usaha kecil, Dirut Riwu Kaho mengatakan ada program skin kredit merdeka, itu merdeka dari bunga, jaminan, merdeka dari rentenir. Namun, untuk sementara plafonnya kecil dan maksimal 5 juta Rupiah.

“Pendekatan kami bukan soal bagaimana angsuran, tetapi angsuran untuk menabung. Setiap hasil usaha yang bersifat harian, mingguan, dan bulanan, menjadi modal usaha dan sisihkan untuk tabungan,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebagai rasa terima kasih terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh NTT, terhitung tanggal 17 Maret, pihak Bank NTT telan menurunkan bunga bagi ASN sebesar 4 persen. Bank Indonesia beberapa hari terakhir, telah menurunkan suku bunga acuan, dengan besarannya, 3,5 persen dalam tempo periode hampir 6 tahun, dan turun 400 basis poin.

Menurut dia, ini merupakan peluang yang baik bagi ASN yang terus berinvestasi khususnya di bidang sumber daya manusia, dimana menjadi penanggung jawab bagi pendidikan anak-anak, dan juga keluarga .

“Dengan memanfaatkan penurunan suku bunga ini, tentu akan memberi penghargaan tersendiri kepada para ASN,” tandasnya.

Lanjut Ia mengatakan, kepada para ASN, pihak Bank NTT memiliki satu produk namanya Multi Usaha, dengan platform tertentu, pelunasannya nanti sampai pensiun. Namun, kata Riwu Kaho, khusus untuk usaha-usaha produktif.

Terkait dengan PAD, sembilan pajak daerah, kata Riwu Kaho, pihaknya siap untuk ditugaskan untuk memfasilitasi. Dalam keterbatasan perangkatnya akan disiapkan.

“Semisal untuk pajak restoran, atau retribusi galian c, dengan cara pasang portal melalui bada pendapatan kita bisa menggunakan kartu, pemilik galian c, dengan top up kartu, masuk galian c, retribusi akan menjadi lebih baik, dan pendapatan daerah akan makin baik,” tutur Riwu Kaho.

Hal -hal lain di retribusi daerah, yang berbasis wisata, kata dia, kami juga siap untuk ditugaskan untuk bersama-sama dengan OPD, untuk secara digital dan elektronifikasi, ada penguatan-penguatan mungkinkan untuk menopang pendapatan daerah.

Selain itu, kata Riwu Kaho pihak bank juga akan menyediakan fasilitas untuk memberitahukan kepada published k tentang cerita dari sebuah situs pariwisata misalnya, hal itu, kata dia, ada digitalisasi.

“Cukup dengan scan, dapat keluar gambar cerita tentang daerah pariwisata itu. Disitu kita kerja sama dengan media yang kerja sama, sehingga promosi tentang, potensi pariwisa di daerah itu akan terus diketahui banyak orang,” tutur Riwu Kaho.

Terkait dengan bidang usaha kreativitas, akan tergali dari peluang-peluang yang terdapat dalam aplikasi-aplikasi yang dimiliki oleh Bank NTT.

Terkait Pinjaman Daerah, kata Riwu Kaho, pihaknya akan siap untuk melaksanakan tugas, jika perlu harus ada kesepahaman dengan Kemendagri, dengan Provinsi. pihaknya siap untuk mendampingi dan memfasilitasi.

“Langkah- langkah terobosan Bupati Manggarai Timur, adalah media untuk percepatan proses pembangunan Kabupaten Manggarai Timur,” tutupnya.

Setelah penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dengan PT Bank NTT  tentang Penerapan Layanan Perbankan untuk Khas Daerah melalui Cash Management System (CMS), SP2D Online, dan Pembayaran Pajak serta Retribusi Daerah Secara Online, ditandai dengan pemberian penghargaan cenderamata kepada Bupati Agas Andreas dan Ketua DPRD Manggarai Timur, Heremias Dupa. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan