oleh

Budaya Gotong Royong Telah Pudar

-Alor, Daerah-432 views

RADARNTT, Kalabahi – Kemajuan teknologi telah menggerus semangat gotong royong yang diwariskan leluhur, orang-orang tua atau pendahulu kita dalam setiap kegiatan pembangunan, baik yang dilakukan oleh masyarakat maupun oleh pemerintah.

“Kemajuan teknologi saat ini membuat orang tidak lagi memikirkan kebersamaan atau gotong royong. Padahal, semangat gotong royong merupakan warisan leluhur yang memberikan kontribusi positif dalam membangun negara, bangsa dan daerah. Orang-orang tua pendahulu kita termasuk di dalamnya TNI dan POLRI yang bekerja dengan semangat gotong royong merintis jalan, membuat jembatan, walaupun dengan dana yang kecil tetapi mereka berhasil melaksanakannya hingga saat ini kita masih menikmatinya”.

Bupati Alor Amon Djobo mengingatkan hal itu, ketika membuka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke–18 Tingkat Kabupaten Alor Tahun 2021 di halaman Kantor Kecamatan Pureman, Kabupaten Alor, Rabu (24/3/2021).

Informasi yang diperoleh media ini dari Kasubag Komunikasi Pimpinan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Alor Marthen J. Manilau bahwa, Bupati Alor dua periode ini menegaskan, perjalanan panjang pembangunan hingga saat ini telah menghasilkan berbagai kemudahan fasilitas dan dana yang memungkinkan namun nilai gotong royong telah memudar pada setiap kegiatan pembangunan, apalagi dikala pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk di Kabupaten Alor.

Menyikapi fenomena tersebut, Ia secara tegas mengingatkan semua peserta BBGRM terutama para camat, kepala desa dan lurah untuk memberi arti dan nilai pada momen BBGRM bahwa gotong royong harus tetap dilaksanakan dalam setiap aktivitas pembangunan sehingga secara nyata dapat menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kepada kita semua yang hadir saat ini, usai pencanangan ini, saya tabuh gong. Kurang lebih waktu satu bulan, terhitung pecanangan hari ini, semua kita setelah kembali dari sini, masing- masing pulang dan kerja. Kegiatan-kegiatan nyata harus teman-teman lakukan di wilayah kerja masing-masing dengan mengikuti petunjuk Protokol Kesehatan Penangan Covid-19,” kata Djobo mengingatkan.

Terkait pencanangan BBGRM ke-18 tahun 2021, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Alor, Muhammad Bere, dalam laporannya mengatakan, BBGRM tahun 2021 bertemakan “Dengan Semangat Gotong Royong Apapun Kita Pasti Bisa, Demi Mewujudkan Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar”, dilaksanakan selama satu bulan bertujuan untuk mengingatkan seluruh komponen bangsa bahwa Budaya Gotong Royong adalah Budaya Bangsa Indonesia yang melahirkan semangat Kemerdekaan Indonesia dan semangat membangun  serta semangat memelihara hasil-hasil pembangunan. (Tim/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan