oleh

Bupati Manggarai Timur Agas Andreas Sembuh dari Covid-19

RADARNTT, Borong – Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dinyatakan sembuh dari Covid-19 berdasarkan rapid test antigen di RSUD Borong pada Rabu (3/2/2021) dan akan mulai beraktivitas seperti biasa hari Senin, (8/2/2021).

“Masa karantina mandiri beliau (Bupati) berakhir Jumat,” demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 kabupaten Manggarai Timur, Bonifasius Sai, Jumat, (5/2/2021).

“Sejak Maret 2020 Gugus Tugas Covid-19 dan seluruh lapisan masyarakat Manggarai Timur bersinergi bersama untuk mencegah penyebaran virus di daerah kita. Tahun 2020 sudah kita lewati dengan upaya maksimal, seluruh sektor bekerja keras bahu membahu mencegah Covid-19,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Boni, hasil pemeriksaan dengan PCR di lab biomolekuler pada 22 Januari 2021 ada penambahan 10 pasien positif Covid-19 yang baru dan per tanggal 3 Pebruari 2021 ke 10 pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dan sudah keluar dari Shelter Pemda.

“Total pasien yang sudah sembuh sampai hari ini (Jumat 5/2) adalah 14 orang,” kata Boni.

Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan doa semua pihak. Karena kenaikan angka kesembuhan ini merupakan anugerah untuk Manggarai Timur. Trima kasih pula untuk seluruh tenaga kesehatan yang telah menyerahkan seluruh waktunya untuk kesembuhan 14 orang.

“Saat ini kita juga baru menerima hasil PCR dari RS Siloam ke 2 anggota dewan perwakilan rakyat daerah (ADPRD) Manggarai Timur dan puji Tuhan hasilnya negatif,” tukas Boni.

Masih dari Boni, sedangkan 76 sampel yang dikirim ke Lab BBTKLPP Surabaya yang sudah diperiksa adalah 43 sampel dimana 42 sampelnya positif dan 1 sampelnya negatif. Sedangkan ke 33 sampel lainnya akan kita peroleh hasilnya paling lambat besok sore. Sehingga total konfirmasi positif adalah 62 orang , sembuh hari ini 7 orang total yang sembuh 14 orang.

Saat ini vaksinasi Covid sedang berjalan di kelompok tenaga kesehatan di seluruh Kabupaten Manggarai Timur, Pemerintah telah memprioritaskan kelompok tenaga kesehatan sebagai kelompok priortas pertama penerima vaksin.

“Dan kemudian akan disusul oleh kelompok masyarakat. Dan diakhir kata , mari kita sama-sama menundukan hati mendoakan saudara kita yang terpapar virus covid 19 dengan status terkonfirmasi postif dan agar cepat pulih dan diberi kekuatan dalam menjalani proses penyembuhan , selain itu juga bersinergy bersama mendukung pemutusan mata rantai penularan. Covid19 bukan penyakit aib,” tuturnya.

Boni menegaskan bahwa, Covid 19 dapat disembuhkan dengan taat terhadap instruksi dan pengawasan oleh tenaga kesehatan dan deteksi sedini mungkin.

Sementara itu, melalui sambungan telepon selulernya, Salesius Medi, Anggota DPRD kabupaten Manggarai Timur fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) kepada media ini mengaku sangat senang dan bahagia.

“Senang sekali rasanya mendengar informasi yang diperoleh dari gugus tugas penanganan Covid-19 Manggarai Timur. Seletah karantina selama 16 hari, dan akhirnya setelah tes Rapid dan Swab tes saya dinyatakan negatif,” tutur Salesius.

Atas perjuangan dan kerja keras petugas gugus tugas Covid-19, Salesius Medi sangat mengapresiasi dan berterima kasih.

“Terima kasih kepada petugas gugus tugas penanganan Covid-19 yang telah bekerja dengan baik untuk melawan wabah covid yang sangat mematikan itu,” tuturnya.

Disampaikannya seluruh masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan dan menerapkan hidup sehat, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

“Sekarang sudah agak lega dan menghirup udara bebas, kepada keluarga dan kerabat agar hindari pemikiran pemikiran negatif tentang saya dan keluarga, karena hasil Swab tes sudah negatif,” tutup Salesius. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan