oleh

Butuh Helikopter Angkut Sembako dan Obat-obatan ke Dua Desa Terisolasi Bencana

-Alor, Daerah-356 views

RADARNTT, Kalabahi – Butuh Helikopter untuk mengangkut sembako dan obat-obatan ke titik terdampak bencana yang masih terisolasi di desa Lippang dan Pido, kecamatan Alor Timur Laut, kabupaten Alor, NTT.

Demikian diungkapkan salah satu Fungsionaris DPD Partai NasDem Kabupaten Alor di Kalabahi, Sabtu (10/4/2021) yang meminta tidak disebutkan identitasnya.

Sudah hampir sepekan bencana banjir bandang dan tanah longsor menerjang beberapa desa di daerah itu mengakibatkan korban harta benda dan korban jiwa meninggal dunia sebanyak balasan orang dan ada yang ditemukan dan hilang masih dalam pencarian.

Namun, distribusi bantuan tanggap darurat belum maksimal menjangkau korban terdampak di lokasi itu (desa Pido dan Lippang) karena akses jalan darat terputus akibat tanah longsong dan alat berat pun tidak bisa menjangkau titik-titik longsoran seperti di Magapa dan Timomang karena jembatan di kali Taramana terputus dan belum selesai perbaikan.

Untuk itu, Bupati perlu membuat permintaan ke Gubernur melalui Ketua Gugus Penanganan Bencana Provinsi NTT agar bisa dilayani helikopter dalam situasi tanggap darurat saat ini. Demikian dikatakan Ketua Fraksi partai NasDem DPRD Provinsi NTT, Alexander Take Ofong via pesan WhatsApp, Sabtu (10/4/2021).

“Ini dorong Bupati untuk buat permintaan ke Gubernur cq Ketua Gugus Penanganan Bencana Provinsi NTT,” tutur Alex Ofong saat dimintai tanggapan.

Hingga berita ini diturunkan awak media masih berupaya menghubungi pihak BPBD Kabupaten Alor terkait apa upaya yang sedang dan sudah dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Secara umum, kondisi korban terdampak di beberapa lokasi di kabupaten Alor sangat membutuhkan dukungan bahan pangan, obat-obatan dan pakaian karena semua harta benda isi rumah hanyut terbawa banjir.

Selain itu, dibutuhkan trauma healing bagi anak-anak untuk pemulihan mental mereka agar tidak larut dalam kondisi yang menakutkan dan menegangkan karena melihat langsung situasi banjir bandang dan tanah longsor yang sampai merenggut nyawa orang-orang terdekat dari kehidupan mereka. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan