oleh

Demi Pelayanan Prima, Pemdes Nanga Labang Bangun Balai Rakyat

RADARNTT, Borong – Demi pelayanan prima terhadap masyarakat desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Nanga Labang, kecamatan Borong, kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur membangun balai rakyat menggunakan Dana Desa tahun 2020 sebesar Rp182 juta lebih.

Kepala Desa Nanga Labang Simplisius Abi Wagut (46) kepada media ini, Selasa (9/2/2021) siang, mengatakan bahwa pembangunan balai rakyat adalah mimpi besar pemerintah dan masyarakat desa Nanga Labang sejak berdirinya desa. Namun, mimpi besar itu baru terwujud di tahun 2020.

“Pembangunan balai rakyat ini selain dari aspirasi rakyat sendiri, keberadaan desa pada saat menggelar kegiatan, kita kekurangan tempat. Selain itu pemdes juga membangun balai rakyat berdasarkan petunjuk dari kementerian tentang pembangunan balai rakyat,” tutur Simplisius.

Ia mengatakan, dengan adanya balai rakyat nantinya desa ini bisa dipilih untuk tempat kegiatan rapat dan kegiatan lainnya yang digelar oleh pemerintah desa, kecamatan atau kabupaten.

Dijelaskannya bahwa kapasitas gedung kantor Desa Nanga Labang sangat kecil untuk kegiatan rapat desa, apalagi pada saat masa pandemi Covid-19 berlangsung.

“Selama masa pandemi ini, kita harus terapkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Ketika yang hadir rapat adalah sepuluh orang, itu harus menjaga jarak dan membutuhkan gedung yang cukup luas,” terangnya.

Selain balai rakyat, Kades Simplisius mengatakan bahwa pemerintah desa Nanga Labang memiliki komitmen untuk membangun badan usaha milik desa (BUMDES) dan pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM) untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Sebagai desa dalam Kota, yang mendapatkan status desa Maju berdasarkan Indeks Desa Maju (IDM), desa Nanga Labang harus komitmen untuk membangun dan mensejahterakan ekonomi rakyat,” kata Simplisius.

Terkait pembangunan Balai rakyat, dari tempat yang sama, Kepala Urusan Pembangunan, Edi Kurniawan Abdul Muthalib menjelaskan pembangunan balai rakyat bersumber dari Dana Desa tahun 2020 dengan pagu dana Rp182.790.050.

“Berdasarkan pagu dana yang ada, Pemdes bangun balai rayat, itu sudah lengkap satu unit bangunan balai desa berukuran 119 meter persegi (lebar 7 meter dan panjang 17 meter) dengan jenis permanen,” terang Iwan.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa bangunan balai rakyat dibangun di atas tanah milik pemerintah desa seluas 1.370 meter persegi.

Hingga saat ini pembangunan masih proses penyelesaian atau finishing, dikatakan Iwan, walaupun proses pengerjaan selama musim penghujan, pengerjaan bangunan tersebut tanpa halangan.

“Semoga bangunan ini nantinya dapat bermanfaat semaksimal mungkin. Sehingga dapat memberi warna baru bagi masyarakat desa Nanga Labang,” tutup Iwan. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan