oleh

Dewan Manggarai Barat: PT Pelindo III Tidak Serap Putra Putri Daerah, Cabut Ijin Usaha

RADARNTT, Labuan Bajo – Menjelang dibukanya Pelabuhan Multi Purpose milik PT Pelindo III yang berlokasi di Kelurahan Wae Kelambu, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat menuai sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai Barat soal perekrutan tenaga kerja. Pasalnya, hingga saat ini Pelindo III belum mewacanakan soal perekrutan tenaga kerja yang berasal dari daerah Manggarai Barat.

Seperti yang disampaikan Wakil Ketua II DPRD Manggarai Barat, Marsel Jeramun saat ditemui di ruangannya pada, Jumat 12 Maret 2021 dengan tegas menjelaskan bahwa PT Pelindo III harus merekrut minimal 70 persen tenaga Kerja yang berasal dari putra-putri daerah Manggarai Barat.

Menurutnya, kuota 70 persen tersebut merupakan angka yang tertuang dalam peraturan daerah (Perda) Manggarai Barat. “Perdanya mengatur ya harus menyerap 70% tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Manggarai Barat ini menjelaskan bahwa dalam Perda tersebut menegaskan setiap investasi yang masuk ke daerah Manggarai Barat harus disertai dengan dokumen yang menyerap 70 persen tenaga kerja yang berasal dari putra-puteri daerah. Hanya sayangnya, Marsel Jeramun tidak mengingat persis kapan dan Perda nomor berapa yang mengatur itu. Hanya ia memastikan bahwa memang betul ada Perda tersebut.

“Saya lupa Perda nomor berapa itu karena saya satu yang ikut membahas dulu. Kuotanya 70 persen putra putri daerah,” ujarnya.

Lebih jauh DPRD Manggarai Barat dua periode ini menegaskan bahwa jika Pelindo III tidak menjalankan amanat Perda soal kuota 70 persen tersebut maka Dinas Perijinan harus mengambil sikap tegas yakni mencabut ijinnya meski perusahan tersebut bernaung di bawah BUMN.

Selain itu, kata dia, Nakertrans Mabar juga harus mengambil sikap. “Itu rananya Nakertrans (soal serap tenaga kerja, red),” ujarnya.

Hal ini juga menjadi sorotan Serikat Buruh Indonesia Cabang Manggarai Barat, yang mendesak PT Pelindo III agar segera merekrut tenaga kerja yang berasal dari putra-putri daerah Manggarai Barat. Dengan demikian maka ekonomi masyarakat setempat bisa mengalami perubahan yang mengarah pada kesejahteraan. Demikian disampaikan Ketua DPC Serikat Buruh Indonesia Manggarai Barat, Rafael Taher, Jumat 12 Maret 2021.

Awak media masih berupaya mengkonfirmasi pihak PT Pelindo III terkait rekrutmen tenaga kerja dan pemberian porsi 70 persen bagi putra putri daerah dalam penempatan tenaga kerja di perusahaan itu sebagaimana diatur dalam Perda. (Rio/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan