oleh

Di Tangan Kaum Milenial, Flores Timur Bisa Alami Loncatan Perubahan Besar

RADARNTT, Jakarta –  Pendidikan politik dan demokrasi dilakukan untuk memajukan pembangunan ekonomi dan Sumber Daya Manusia Flores Timur-Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, melalui webinar Polikrasi Jalan Baru Flores Timur ini, diharapkan bisa menjadi wadah sekaligus jembatan penghubung ide dan gagasan produktif untuk membangun Flores Timur.

Hal ini disampaikan Direktur Politik dan Demokrasi (Polikrasi) Muhammad Husen Db sebagai Keynote speech di acara Webinar Jalan Baru Flores Timur Part#1, yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Jumat (29/01/2021)

Menurutnya, konsep Polikrasi merupakan sebuah langkah terobosan untuk mengubah wajah Flores Timur agar lebih baik lagi seperti kota besar lainnya.

“Flores Timur memiliki kekuatan budaya, kondisi alam, sumber daya manusia yang mumpuni, maka saatnya perubahan dimulai baik guna membangun jalan baru disertai pembangunan leading sektor lainnya,” kata Husen.

Selanjutnya, konsep Polikrasi diadakan untuk membantu dan mendorong para milenial untuk berpikir cerdas dalam membangun Flores Timur.

Dalam Webinar tersebut, Polikrasi mampu mengajak para pakar dan politisi untuk bersama-bersama membahas tentang kemajuan Flores Timur.

“Polikrasi mengundang tokoh hebat dalam diskusi ini. Adapun Narasumber yang hadir pada pertemuan zoom kali ini adalah Dr. Andi Nurpati, Wakil Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat, sebagai Tokoh Nasional yang berbicara soal Politik Nasional dan bagaimana cara membawa Flores Timur bangkit baik dari perspektif maupun politik kebangsaan. Agenda mendorong tokoh nasional untuk terlibat mendorong program pemerintah yang diprioritaskan untuk Kabupaten Flores Timur menjadi sangat penting,” ucap Husen Db yang merupakan Tenaga Ahli MPR RI

Sementara itu, Dr. Suid Saidi menjelaskan, Pendidikan Politik perlu dimasukan ke dalam kurikulum. Politik harus diperkenalkan secara baik di generasi milenial

“Aspek materi pendidikan politik bisa dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan nasional. Hal ini penting guna menjembatani pemahaman politik masyarakat dengan politik terapan,” tutur Saidi.

Di lain sisi, Wakil Sekjen DPP Partai NasDem Hermawi Taslim selaku Nara Sumber menjelaskan tentang Sosio Politik Flores Timur.

Berbekal pengalaman dan sejarah petualangannya di Flores Timur baik langsung ataupun tidak langsung, Taslim mengatakan betapa masyarakat Flores Timur menempatkan etika budaya di atas keimanan.

“Budaya dan kesantunan lebih diutamakan, dijaga dan dirawat. Ini adalah kekayaan yang sangat baik dan harus terus dilestarikan. Meski Flores Timur lebih banyak masyarakat beragama Katolik, tetapi tingkat kematangan pluralistik sangat kental. Semua ini berjalan dengan apiknya,” pungkas Taslim.

Sebagai penanggap, Ketua DPD NasDem Flores Timur, Albert Olak Sinuor menjelaskan tentang bagaimana potret Flores Timur, politik dan strategi pembangunannya. Misalnya, penting untuk fokus pengembangan bidang Pertanian, Kelautan, Perkebunan dan Peternakan sebagai sektor produktif yang harus menjadi perhatian. (FM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan