oleh

Diduga Sunat Dana BLT, Kades Totok Resmi Ditahan

RADARNTT, Tambolaka – Diduga melakukan pemotongan Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu, oknum Kepala Desa (Kades) Totok, kecamatan Loura, kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) jadi tersangka dan resmi ditahan Polisi.

Sesuai aduan masyarakat Desa Totok bahwa, penyaluran dana BLT yang diperuntukkan kepada masyarakat yang seharusnya diterima sebesar Rp900.000 setiap penerima manfaat, namun Kepala Desa Totok Bani Puu Potto hanya memberikan Rp300.000 setiap penerima manfaat dan sisanya masyarakat hanya menandatangani lembaran kosong.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sumba Barat Daya AKBP Joseph F H Mandagi, S.I.K yang ditemui media ini, Sabtu (2/01/2021), mengatakan bahwa saat ini Kepala Desa Totok Bani Puu Potto sudah ditahan di Polsek Kodi Bangedo.

“Saat ini Kepala Desa Totok sudah ditahan di Polsek Kodi Bangedo. Penahanan Kepala Desa Totok dilakukan atas pengaduan masyarakat desa Totok beberapa hari lalu, karena penyaluran dana BLT yang dilakukan oleh Kepala Desa Totok tidak tepat sasaran,” kata Kapolres.

Kapolres menjelaskan bahwa usai masyarakat desa Totok mengadukan Kepala Desa Totok ke Dinas PMD dan DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya tentang penyaluran dana BLT, pihaknya langsung menjemput Kepala Desa Totok untuk diambil keterangannya.

“Setelah Kepala Desa Totok diperiksa, sesuai keterangannya dan kami menemukan alat bukti yang kuat sehingga kami langsung lakukan penahanan terhadap oknum Kades tersebut,” tutur Kapolres.

Kapolres Joseph Mandagi menyampaikan bahwa, hingga saat ini belum menghitung jumlah kerugian Negara.

“Penyalahgunaan dana BLT yang menjerat Kepala Desa Totok, saat ini kami belum menghitung jumlah kerugian Negara,” tutup Kapolres. (AG/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan