oleh

Dinas PMPTSP dan Capilduk Manggarai Timur Terima Sertifikat Penilaian Prestasi Pelayanan Publik

RADARNTT, Borong – Menerima sertifikat hasil evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2020 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) dan Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Capilduk) kabupaten Manggarai Timur menjadi yang terbaik di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyerahan sertifikat berlangsung di Ruang Rapat Sekda Manggarai Timur, Rabu (10/3/2021) lalu. Dalam kesempatan itu, Sekda Boni Hasudungan Siregar menjelaskan, terkait evaluasi pelayanan publik secara nasional Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melakukan evaluasi terkait pelayanan publik.

Untuk Manggarai Timur, lanjut Sekda, ada dua OPD yang dilakukan penilaian diantaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Penilaian yang didapat oleh kedua Dinas ini tentu sudah melakukan pelayanan kepada masyarakat secara langsung.

“Kita bersyukur dari tahun ke tahun indeks pelayanan dan penilaiannya mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” jelasnya.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, kata Sekda, mendapatkan capaian yang sangat luar biasa. Targetnya di tahun yang berjalan ini peningkatan pelayanan lebih dimaksimalkan lagi baik itu fasilitas pelayanan publik maupun peningkatan sumber daya manusianya. Sehingga di tahun 2021 kita bisa mendapatkan nilai yang lebih baik lagi.

“Kalau saya bedah dari enam indikator mulai dari kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi pengaduan dan inovasi. Saya optimis nilainya bisa dicapai. Sebab targetnya di RPJMD nilainya A. Semoga diakhir masa jabatan bupati dan wakil bupati nanti poin A tetap kita dapat,” ungkapnya.

Sementara itu, Admin Instansi Sistem Informasi Kabupaten Manggarai Timur Klaudensius K Gadi menyampaikan, di tengah situasi pandemi Covid-19 evaluasi pelayanan publik tahun 2020, dilakukan secara Desk Evaluation, dan secara daring melalui Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP) di Unit Penyelenggara Pelayanan Publik (UPP) kabupaten.

Gadi menjelaskan, secara berjenjang evaluasi dilakukan oleh Tim Evaluator Provinsi Nusa Tenggara Timur yang ditugaskan oleh Kedeputian Pelayanan Publik Kemenpan-RB. Sementara tim dari kabupaten lebih banyak berperan dan memfasilitasi untuk menjaga obyektifitas penilaian.

Terpisah, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/3/2021), Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Manggarai Timur, Abubakar mengatakan dirinya sangat berterima kasih kepada pihak penyelenggara dan masyarakat Manggarai Timur pada umumnya.

Menurutnya, pencapaian luar biasa itu merupakan hasil dari dukungan masyarakat atas pelayanan publik yang diterapkan.

“Terima kasih kepada masyarakat yang turut mendukung bentuk pelayanan publik yang kami lakukan selama ini. Agar prestasi ini tetap dipertahankan, maka kami akan terus berusaha untuk memaksimalkan pelayanan publik,” tutur Abubakar.

Ia menjelaskan ada lima kabupaten yang diberi penilaian oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), diantaranya Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, dan Kota Kupang. Dari ke- lima Kabupaten itu, Kabupaten Manggarai Timur mendapatkan peringkat pertama dalam pelayanan publik.

“Untuk Kabupaten Manggarai Timur, Dinas Penanaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, DPMPTSP mendapatkan nilai 2.98 atau niali C, dan Discapilduk mendapatkan nilai 2,68 atau nilai C,” tuturnya.

Abubakar mengatakan, penilaian untuk Dinas PMPTSP dari Lima Kabupaten, Kabupaten Manggarai Barat nilai 2.92/C (Cukup), Manggarai 1.43/E (prioritas pembinaan), Manggarai Timur 2.98/C (cukup), Nagekeo 1.92/D (prioritas pembinaan), dan Kota Kupang 2.62/C (cukup).

Lebih lanjut Abubakar menjelaskan, niali tersebut diperoleh dari enam(6) indikator penilaian diantaranya,: Kebijakan pelayanan, Profesionalisme SDM, Sarana Prasarana, Sistem informasi pelayanan publik, Konsultasi dan Pengaduan dan Inovasi. Dari ke -6 indikator itu, kata Abubakar, indikator yang ditingkatkan kedepannya adalah Inovasi.

“Pada poin keenam, kita peroleh nilai 0, ini harus diperjuangkan, sehingga kedepannya kita harus terapkan inovasi pelayanan publik,” ungkapnya.

Terkait hal yang menjadi salah satu target untuk memaksimalkan pelayanan yaitu Tempat parkir. Baik tempat parkir kendaraan roda dua, maupun kendaraan roda empat. Selain itu, katanya, Tempat bermainan anak, atau ramah anak, dan tempat untuk ibu menyusui anak. Hal itu merupakan hal yang paling utama dalam pelayanan publik.

Masih dari Abubakar, untuk saat ini, DPMPTSP telah memiliki ruang khusus untuk bermain anak akan, pelayanan khusus untuk pemohon yang penyandang disabilitas dengan kursi roda.

“Untuk tempat bermain anak, kita sudah punya dan tinggal penambahan beberapa sarana bermain anak saja. Soal pelayanan disabilitas, kita telah menyediakan Kursi roda,” ungkap pria yang masih menjabat Plt itu.

Ia berharap untuk masyarakat terus mendukung dengan cara mentaati peraturan perijinan dan selalu berkonsultasi manakala belum memahami prosedur. Selain itu, kata Abubakar, pihaknya akan terus menggenjot berbagai inovasi pelayanan dan menyalurkan informasi kepada publik berkaitan dengan pelayanan publik,tutupnya. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan