oleh

EB Asal Wae Nggori Mati Tenggelam di Bendungan Wae Reca Borong

RADARNTT, Borong – Operator Cadangan Eksavator di PT Permata Mas Jaya yang tengah menyelesaikan pekerjaan Bendungan Wae Reca Borong inisial EB (23), asal Wae Nggori Kecamatan Rana Mese Kabupaten Manggarai Timur ditemukan tak bernyawa, tenggelam saat mandi di saluran Bendungan Wae Reca Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur, Jumat, (2/7/2021).

Alvonsus Engko (27), kakak kandung EB mengatakan bahwa kejadian bermula setelah makan siang di basecamp, sekitar pukul 13.30 Wita, dirinya sedang  menghidupkan Eksavator. Setelah menghidupkan mesin, ia belum tahu apakah dia (EB) masih di basecamp.

“Tak lama kemudian, saya lepas eksavator dalam keadaan hidup, dan mencari dia, sampai di pintu saluran pembagian ke irigasi dari bendungan, saya melihat pakaian, sandal dan hp nya tergeletak di pintu pembagian ke irigasi. Saya pun panik dan segerah memanggil masyarakat sekitar,” ungkap Alvons.

Ia menuturkan, warga yang tinggal di sekitar Bendungan datang dan langsung mencari. Jenazah EB ditemukan setelah pintu pembuangan lumpur dan pintu irigasi dibuka, jenazahnya ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 16.00 Wita.

Kepala Kepolisian Sektor Borong, AKP Yohny F. Makandolu,SH saat olah TKP di Bendungan Wae Reca Borong mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan Tim Medis melakukan identifikasi dan visum jenazah oleh dokter.

“Berdasarkan cerita warga bahwa tenggelam di saluran pembagian Bendungan Wae Reca Borong. Sekarang mau diantarkan ke kampung atas permintaan keluarga. Berkaitan data selanjutnya, nanti kami koordinasikan,” tutup AKP Yohny setelah olah TKP pukul 17.40 Wita.

Terpantau media, setelah olah TKP dan visum, atas permintaan Keluarga, jenazah EB diantar ke kampung Wae Nggori, sekitar pukul 17.50 Wita. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan