oleh

Kecamatan Kota Komba Utara, Gelar Musrenbangcam Perdana

RADARNTT, Borong – Kecamatan Kota Komba Utara Kabupaten Manggarai Timur, Nusa tenggara Timur menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) perdana di salah satu gedung SDK Waru Pari desa Rana Mbeling, kecamatan Kota Komba Utara, Jum’at (5/3/2021).

Kegiatan Musrenbangcam tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat guna merencanakan pembangunan daerah pada tahun yang akan datang. Dalam murenbangcam ini, usulan-usulan dari desa akan diverifikasi oleh perangkat daerah yang terkait untuk mengetahui apakah usulan tersebut dapat diakomodir dan sesuai dengan kewengannya, demikian disampaikan Sekertaris Camat Kotakomba Utara, Hironimus W. Toi kepada Media ini.

“Usulan-usulan inilah kemudian menjadi masukan bagi perangkat daerah untuk merencanakan kerja tahunan,” tutur Sekcam Roni, begitu ia disapa.

Lanjut Roni menjelaskan, sebagai Musrenbangcam Perdana, pemerintah kecamatan Kota Komba Utara memilih tema “Peningkatan pemulihan ekonomi melalui pengembangan infrastruktur dasar, sosial budaya, pariwisata berbasis budaya lokal”.

“Adapun program yang paling menonjol yang disampaikan dalam kegiatan Musrenbangcam adalah pembangunan infrastruktur jalan dan pembangunan fisik lainnya,” tutur Roni.

Berkaitan keluhan Masyarakat desa Golo Meni, Dusun Rembong yang terdampak bencana pergeseran tanah, kata Roni, itu sudah disampaikan dalam rapat Musrenbangcam, dan nantinya akan diintervensi oleh APBD 2022 nanti, jelas Roni.

Dari tempat yang sama, Dalam sambutannya camat Kota Komba Utara Nikolaus T Saka mengatakan dari awal sejak persiapan, hingga berlangsung agenda musrenbangcam semua berjalan lancar, karena suportif serta antusiasme stakeholder berpartisipasi secara aktif dalam menyukseskan kegiatan musrembangcam perdana di kecamatan Kota Komba Utara.

Lebih lanjut camat Nikolaus memaparkan bahwa setiap perwakilan desa sekecamatan Kota Komba Utara yang mengikuti musrenbangcam harus menyampaikan semua rancangan progam yang diprioritaskan guna disalin di RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) supaya tahun berjalan maupun tahun depan bisa terealisasi.

“Kegiatan musrenbangcam perdana kecamatan Kota Komba Utara, dihadiri beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) ini harus menjadi momentum untuk kita sampaikan usulan atau progam kerja lainya yang sudah disepakati melalui musyawarah mulai tingkat desa, kelurahan sehingga termuat dalam RKPD. Mudah-mudahan semua program yang telah dirancang bisa dieksekusi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, masih dalam situasi Musrenbangcam, Nikolaus menyampaikan bahwa sekalipun keterbatasan anggaran, hal itu tidak melemahkan semangat pembangunan dan pelayanan di kecamatan Kota Komba Utara.

“Tahun 2021 anggaran kecamatan baru masih gabung dengan kecamatan induk, sehingga biaya pembangunan sedikit, namun berkat semangat, dukungan dan partisipasi masyarakat kita tetap optimistis menjalankan beberapa rencana pembangunan secara swadaya,” ujar Nikolaus.

Sementara itu Kasubbid Perekonomian, SDA dan Infrastruktur dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Manggarai Timur, Zakaria Kedang mengatakan, musrenbangcam merupakan RKPD tingkat kecamatan bertujuan untuk menjaring usulan-usulan yang sudah disampaikan desa melalui SIPDes (Sistem Informasi Pelaporan Pembangunan dan Pemberdayaan Desa) sehingga akan menjadi usulan prioritas Kecamatan Kota Komba Utara untuk diteruskan pada tingkat kabupaten.

“Untuk mendukung program kerja yang diusulkan dari desa semua harus dilengkapi dengan data-data yang valid, sehingga usulan itu menjadi prioritas di tingkat kabupaten. Terkait banyaknya usulan program dari desa-desa sekecamatan Kota Komba Utara, tentu kita akan melakukan verifikasi terdahulu, tidak bisa dijalankan serentak, mengingat banyak anggaran sekarng dipangkas untuk penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan Musrenbangcam, para peserta kegiatan mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak juga mencuci tangan.

Hadir dalam kegiatan musrenbangcam, 11 Kepala Desa di Kota Komba Utara dan 3 desa pemekaran baru, Perwakilan dari Dinas Perhubungan, Perwakilan Dinas Peternakan, Perwakilan dari Dinas PUPR, Perwakilan dari BAPPEDA, Perwakilan dari Dinas Sosial, dan Anggota DPRD dapil Kotakomba raya.(GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan