oleh

Komitmen Politik, Erik Rede Serahkan Surat Pengunduran Diri

-Daerah, Ende-552 views

 

RADARNTT, Ende – Bakal Calon Wakil Bupati Ende dari partai NasDem Erikos Emanuel Rede (Erik Rede), resmi menyerahkan surat pengunduran diri sebagai anggota dewan kepada Panitia Pemilihan (Panmil) DPRD Ende, Senin (18/10/2021). Sebagai syarat wajib dalam pengisian jabatan Wakil Bupati Ende sisa masa jabatan 2019-2024.

Erik Rede mengatakan, surat pengunduran diri sebagai anggota dewan merupakan syarat wajib dalam proses pengisian jabatan Wakil Bupati Ende sisa masa jabatan 2019-2024. Tanpa menyerahkan surat tersebut, dirinya secara otomatis akan dinyatakan gugur.

“Pengunduran diri (sebagai anggota dewan) wajib. Kalau saya tidak menyertakan surat pengunduran diri maka pasti saya akan dinyatakan drop (gugur),” kata Erik Rede, Senin (18/10/2021) dilansir endenews.

Berkas kelengkapan Erik Rede, termasuk surat pengunduran diri, diterima langsung oleh Ketua Panmil DPRD Ende, Mohamad Orba Kamu Imma.

Erik Rede menegaskan bahwa, pengunduran dirinya sebagai anggota dewan, adalah bukti komitmen politik terhadap partai dan pengabdian untuk masyarakat kabupaten  Ende. Demi tujuan itu dirinya berupaya optimal dan memohon dukungan doa restu agar bisa menerima hasil akhir dari proses pengisian jabatan Wakil Bupati Ende.

Mengenai pengunduran diri Erik Rede, ketua Panmil DPRD Ende, Mohamad Orba Kamu Imma membenarkan bahwa yang bersangkutan telah menyerahkan surat tersebut. Selanjutnya surat dan berbagai berkas yang diserahkan akan diverifikasi oleh Panmil.

Erikos Emanuel Rede masih mengemban jabatannya di dewan selama proses verifikasi berlangsung. Jabatan di dewan baru berakhir saat berkas kelengkapannya sebagai calon Wakil Bupati Ende dinyatakan lengkap dan ditetapkan oleh Panmil, pada 5 November 2021.

Proses pengisian jabatan Wakil Bupati Ende akan ditentukan dalam paripurna pemungutan suara yang digelar DPRD Ende, pada 11 November mendatang.

Dosen FISIP Unwira Kupang, Apolonaris Gai menyampaikan bahwa sikap politik yang diambil Erik Rede tentunya penuh risiko, tetapi pasti sudah dipertimbangkan secara matang oleh yang bersangkutan untuk berkiprah di ranah eksekutif daerah demi melayani masyarakat kabupaten Ende yang selama ini sudah diurus dalam posisi yang berbeda sebagai legislatif.

“Setiap keputusan punya risiko, tetapi sebagai pemimpin harus berani mengambil keputusan itulah arti sebuah kepemimpinan dan itu yang sedang ditunjukkan seorang politisi Erik Rede dalam mengikuti seleksi pengisian jabatan Wakil Bupati Ende,” tegas Aris Gai, demikian sapaannya.

Menurut Aris Gai, butuh komitmen tinggi dan kerelaan untuk berkorban demi kepentingan orang banyak, harus bisa meninggalkan zona nyaman dan mengambil tantangan baru adalah nilai kepemimpinan yang turut dipertaruhkan.

“Kita berharap proses pengisian jabatan wakil bupati Ende dapat berjalan aman, damai dan lancar demi melahirkan pemimpin yang melayani masyarakat dan bisa bekerjasama dengan Bupati dalam sisa masa jabatan,” pungkasnya. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan