oleh

Lurah Liliba Panen Perdana Tanaman Sayuran di Demplot Kelurahan

RADARNTT, Kupang – Lurah Liliba Viktor A Makoni bersama staf, LPM, Ketua RT 25 dan mahasiswa KKN Faperta Undana memanen 35 kilogram tanaman sayuran kangkung dan sawi putih cabut di Kebun percontohan Kelurahan setempat, Senin, (11/10/2021).

“Setelah dilakukan perawatan kurang lebih satu bulan tanaman sayuran dengan menggunakan metode budidaya hidroponik, diantaranya sayuran kangkung dan sawi putih pada hari ini dilakukan panen perdana oleh pihak kelurahan bersama mahasiswa kelurahan,” kata Lurah Makoni.

Ia mengatakan sejak pandemi Covid-19 melanda, pihak kelurahan menginisiasi dan mendorong warga untuk untuk memanfaatkan waktu luang di rumah untuk bercocok tanam tanaman cepat panen antara 25-30 hari untuk membantu ketahanan rumah tangga.

“Jadi kita tidak hanya mendorong warga tetapi juga terlebih dahulu memberi contoh dengan menanam tanaman yang cepat panen dengan beberapa cara budidaya baik hidroponik maupun budidaya ikan dalam embar (Bikamber) di kebun percontohan dan pekarangan kantor Lurah Liliba,” katanya dibenarkan ketua LPM Liliba Apolonius Nurah dan RT 25 Kristian Tlonanen.

Ia menyebut untuk tahap ini bersama 12 mahasiswa Faperta Undana yang melaksanakan praktek kuliah kerja nyata (KKN) Tematik dan beberapa universitas swasta lainnya di Kota Kupang sebelumnya memanfaatkan lahan seluas 1,200 meter persegi lahan di RT 25/RW06 kelurahan Liliba menanam beberapa jenis tanaman sayuran.

“Jenis tanaman sayuran banyak dipilih untuk dibudidayakan di kebun percontohan itu adalah kangkung dan sawi (sayur putih–versi orang Kupang),” katanya.

Lurah Liliba yang saat itu didampingi dua stafnya dari Kelurahan Liliba; Ibu Dince Mandala dan Nickhson Pandie mengatakan jenis tanaman sayuran ini dipilih, selain dapat membuat halaman rumah terlihat lebih asri dengan warna hijaunya, sayuran juga dapat dikonsumsi untuk memperkuat daya tahan tubuh.

Pada dasarnya sayuran-sayuran ini dibagi menjadi sayuran daun, sayuran buah, dan sayuran umbi. Dari jenis tersebut, sayuran yang paling mudah dibudidayakan dan cepat dipanen adalah jenis sayuran daun. Sebab pada sayuran daun, yang dipanen adalah bagian vegetatifnya (daun, batang, atau tunas), sehingga tidak perlu menunggu tanaman berbunga dan berbuah, atau berumbi.

Ia mencontohkan Kangkung (Ipomoea Aquatic Sp) merupakan jenis sayuran yang sangat populer di Indonesia termasuk di Kota Kupang. Sayuran ini biasanya diolah menjadi tumis kangkung.

Kangkung mengandung serat yang tinggi sehingga baik untuk pencernaan. Kangkung juga bisa mengatasi insomnia karena mengandung zinc dan selenium yang dapat menyebabkan rasa kantuk.

Kangkung baik untuk menjaga kesehatan mata dan daya tahan tubuh karena mengandung vitamin A dan vitamin C yang tinggi. Juga dapat mencegah anemia karena mengandung zat besi yang bisa menambah kandungan hemoglobin di dalam tubuh.

Kangkung termasuk tanaman yang cocok ditanam karena selain mudah dibudidayakan di pot atau polybag, masa panen kangkung juga cukup singkat. Kangkung cabut bisa dipanen dalam waktu waktu 25 hari ketika sudah tumbuh setinggi 15 cm. (HB/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan