oleh

Manggarai Timur Jadi Kabupaten Literasi, Teto: Kegiatan Literasi Berdampak Jangka Panjang

RADARNTT, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) bersama Media Pendidikan Cakrawala NTT pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2021 meresmikan Manggarai Timur sebagai Kabupaten Literasi.

Peresmian ini berlangsung setelah pelaksanaan upacara Hardiknas tingkat Kabupaten Manggarai Timur yang berlangsung di lapangan upacara Pemda Manggarai Timur di Lehong pada Senin, (3/5/2021).

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas pada kesempatan itu menyampaikan, ada tiga tugas utama dari pemerintah sebagai fasilitator yaitu menyiapkan infrastruktur, meningkatkan mutu guru dan siswa melalui budaya literasi dan menyediakan kurikulum yang sesuai dengan kondisi pendidikan.

“Infrastruktur bukan hanya soal air, listrik, dan jalan tetapi juga perkembangan teknologi, terutama yang menunjang pelaksaan pendidikan,” demikian disampaikan Bupati Agas.

“Sekolah di jaman sekarang bukan semata-mata untuk mendapatkan prestasi tetapi sekolah untuk hidup,” sambungnya.

Sementara, Wakil Bupati Manggarai Timur, Jaghur Stefanus yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikankan, meningkatkan budaya literasi, terutama untuk generasi muda saat ini sangat penting, terutama untuk meningkatkan kualitas pendidikan baik itu guru maupun para siswa. Dengan mengembangkan budaya lliterasi diharapkan generasi muda dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Pada kesempatan yang sama Pimpinan Umum Media Pendidikan Cakrawala NTT, Gusty Rikarno, mengatakan bahwa untuk mengakarkan gerakan literasi di Manggarai Timur membutuhkan sinergitas dan kolaborasi.

“Karena menggiatkan literasi ini tidak bisa sendirian. Tidak bisa hanya kita saja. Harus semua secara bersama-sama. Selain itu, bagaimana agar literasi ini juga masuk ke desa-desa, ke-anak-anak dan masyarakat serta guru dan siswa, di desa atau kecamatan. Hal ini harus menjadi kesepakatan dan usaha bersama.”

Gerakan literasi harus dimulai dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah.

Kadis PPO Manggarai Timur, Basilius Teto mengatakan, kegiatan literasi akan berdampak jangka panjang, minimal dua tahun dari sekarang Manggarai Timur akan memiliki generasi yang hebat dari gerakan literasi ini.

Basilius juga mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi dan kesuksesan para guru penggerak, sekolah penggerak dan rumah belajar yang ada di Manggarai Timur, diharapkan bapak ibu guru yang meraih prestasi sebagai sekolah atau guru penggerak tampil dengan kualitas berbeda dari guru-guru biasa.

“Terima kasih atas kehadiran dan kerjasama dari Media Pendidikan Cakrawala di Manggarai Timur dan bersama-sama kita akan bekerja keras untuk melahirkan sekolah-sekolah model literasi di Kabupaten Manggarai Timur,” kata Basilius.

Terpantau, turut hadir pada kesempatan tersebut Mustakhim dan Ino Sengkang Formator MPC NTT. Acara ditutup dengan penyerahan buku dan cinderamata dari Media Pendidikan Cakrawala NTT. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan