oleh

Panitia Satu Hati Untuk NTT Kembali Salurkan Donasi dan Renovasi Rumah Ibadah

RADARNTT, Waingapu – Panitia Satu Hati Untuk NTT bekerjasama dengan Paguyuban Istri-istri Alumni AKABRI 1992 dan Gerakan Peduli Kasih Binroh Kristiani Telkom Group-Jakarta kembali menyalurkan donasi berupa sembako, pakaian layak pakai dan juga akan merenovasi Gereja dan Masjid korban badai siklon Seroja di kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

“Seluruh Diaspora NTT di Jabodetabek yang tergabung dalam Panitia Satu Hati Untuk NTT dan juga Paguyuban Istri-istri Alumni AKABRI 1992 dan Gerakan Peduli Kasih Binroh Kristiani Telkom Group-Jakarta kembali menyalurkan donasi ke Sumba Timur,” kata Yohanis Hiba Ndale (Adi) selaku Pembina Panitia serta PIC Panitia untuk kabupaten Sumba Timur.

Adi mengatakan, donasi ini merupakan wujud empati dan cinta kasih warga NTT se-Jabodetabek kepada keluarga yang terdampak bencana Seroja di Nusa Tenggara Timur.

“Kami, keluarga besar NTT yang tinggal di seluruh Jabodetabek merasa sedih ketika mendengar terjadinya bencana seroja yang telah meluluhlantakan NTT,” terang Adi yang juga merupakan Ketua Forum Pemuda NTT-Jakarta.

Ia menjelaskan, selain donasi berupa sembako, pakaian layak pakai. Panitia Satu Hati Untuk NTT berencana akan merenovasi Gereja dan Masjid yang telah hancur diterpa bencana seroja.

“Panitia Satu Hati Untuk NTT bekerja sama dengan Paguyuban Istri-istri Alumni AKABRI 92 dan Gerekan Peduli Kasih Binroh Kristiani Telkom Group-Jakarta akan merenovasi Gereja maupun Masjid,” jelas Adi.

“Ini spot Gereja Betel Injil di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai Sumba Timur yang akan di supor atau direnovasi oleh tim Satu Hati Untuk NTT,” imbuh Adi.

Sementara itu, Debby Bunga sebagai penerima donasi mengungkapkan, adanya bencana seroja mengakibatkan lahan pertanian dan juga tanaman umur panjang di sebagian besar Sumba Timur hancur total.

“Bencana Seroja telah meluluhlantakan sebagian besar kehidupan Sumba Timur. Sumber penghasilan seperti lahan pertanian dan juga tanaman umur panjang hancur total,” kata Debby.

Donasi dan renovasi Gereja yang akan dilakukan oleh Panitia Satu Hati Untuk NTT sangat meringan beban masyarakat Sumba Timur yang terkena dampak bencana Seroja.

“Masih ada orang-orang yang berbaik hati untuk memberikan donasinya, membantu meringankan beban kami yang ada di Sumba Timur. Gereja yang akan dibangun oleh tim Panitia Satu Hati Untuk NTT merupakan hal yang luar biasa,” ucap Debby.

Mewakili masyarakat Sumba Timur, Debby mengucapkan terima kasih ke semua pihak yang telah terlibat menyalurkan donasi ke Sumba Timur.

“Mewakili masyarakat Sumba Timur, Saya mengucapkan terima kasih kepada Panitia Satu Hati Untuk NTT, Paguyuban Istri-istri Alumni AKABRI 1992, Gerakan Peduli Kasih Binroh Kristiani Telkom Group, dan semua masyarakat NTT yang berada di Jabodetabek dan sekitarnya yang telah membantu kami,” pungkasnya.

Ia berharap, kehadiran pemerintah untuk pemulihan pertanian dan lahan perkebunan yang hancur akibat bencana seroja.

“Kami berharap, adanya campur tangan dari pemerintah untuk memberikan jalan keluar untuk lahan pertanian dan perkebunan yang hancur,” kata Debby. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan