oleh

Pasien Suspek Covid-19 Meninggal di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng

RADARNTT, Ruteng – Satu lagi pasien
suspek Covid-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Ben Mboi Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (6/2/2021) kemarin.

Pasien yang diketahui berinisial PP, laki-laki, berusia 67 tahun asal Tenda, Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong itu meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa, melalui pers rilis yang diterima media ini, menjelaskan kronologi meninggalnya pasien yang berinisial PP itu.

Almarhum Tn. PP masuk RSUD dr. Ben Mboi, Rabu, 27 Januari 2021, jam 09.30. Rapid test antigen almarhum PP yang diketahui secara mandiri di tempat praktek dokter swasta pada hari Senin, 25 Januari 2021 dengan hasil positif Covid-19. Almarhum pasien Tn. PP kemudian mendapatkan perawatan intensif selama sebelas hari di ruang rawat Isolasi rumah sakit dr. Ben Mboi dengan mengikuti protokol Covid-19.

Almarhum PP meninggal dunia pada hari sabtu tanggal 06 Februari 2021, sedangkan sampel Swab almarhum PP telah diambil untuk pemeriksaan PCR di Kupang.

“Saat ini stok bahan Reagen untuk pemeriksaan TCM/PCR di Laboratorium rumah sakit dr. Ben Mboi telah habis, sedang menunggu kiriman bahan Reagen TCM/PCR dari Kupang,” jelas Lodi.

Ia menjelaskan, almarhum PP telah dimakamkan di tempat pemakaman keluarga, sesuai Protokol Kesehatan Covid-19.

Ketua PPNI Manggarai itu menjelaskan, Suspek Covid-19 adalah pasien/orang yang mengalami gejala batuk, pilek, demam atau sakit tenggorokan, serta memiliki riwayat perjalanan di wilayah penyebaran Covid-19 maupun memiliki riwayat kontak dengan penderita Covid-19, dan hasil rapid test antigen positif.

“Satgas Covid-19 kabupaten Manggarai, menyampaikan rasa turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum Tn. PP, semoga arwah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, seluruh Keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutur Lodi.

Ia menjelaskan, jumlah warga masyarakat Manggarai yang terinfeksi Covid-19, berdasarkan rapid tes antigen positif berjumlah: 1.133 orang, dengan rincian: menjalankan isolasi 678 orang, pasien C19 yang selesai menjalankan isolasi 455 orang, pasien suspect Covid-19 meninggal dunia dua orang.

Sedangkan, pasien hasil test PCR positif Covid-19 ada 124 orang, sedang dirawat 6 orang, sembuh 111 orang, meninggal dunia 7 orang. Total pasien yang meninggal dunia ada 9 orang, 2 suspek Covid-19, dan 7 terkonfirmasi Positif Covid-19.

Lebih jauh Jubir Satgas Covid-19 kabupaten Manggarai itu berpesan, mengingat laju angka kesakitan dan angka kematian akibat Covid-19 terus mengalami peningkatan, Satgas Covid-19 kabupaten Manggarai meminta dukungan dan kerja sama seluruh warga masyarakat untuk bekerja bersama, dan sama-sama bekerja, menghentikan mata rantai penularan Covid-19 dari bumi Nucalale dengan wajib mematuhi setiap protokol kesehatan Covid-19, serta hentikan segala cara dan bentuk penyebaran berita bohong melalui media sosial terkait Covid-19.

“Dan meminta masyarakat untuk selektif menerima dan meneruskan informasi. Dapatkan informasi yang benar dan terpercaya hanya dari sumber resmi dan terpercaya. AYO MARI BIJAK BERMEDIA SOSIA,” ajak Lodi. (AJ/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan