oleh

Pemda Manggarai Timur Diminta Perbaiki Jalan Jalur Deno-Dampek

RADARNTT, Borong – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai Timur diminta memperbaiki infrastruktur jalan yang menghubungkan Benteng-Dampek Kecamatan Lamba Leda Utara lantaran kondisinya rusak parah.

Keluhan terkait infrastruktur jalan rusak terus berdatangan. Kali ini, keluhan Infrastruktur jalan yang rusak datang dari sejumlah Sopir Travel. Ignasius Yanto (30) salah seorang pengguna jalan Deno – Benteng Jawa – Dampek.

Dikatakan Yanto, kondisi jalan menuju Deno, dan desa Leong bahkan sampai Dampek dalam keadaan rusak parah.

Ia mengaku keadaan jalan yang rusak seharusnya diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, karena kondisinya sangat mengganggu dan mengancam keselamatan bagi para pekerja sopir dalam mengangkut penumpang.

“Kami sengsara sekali, jalan rusak parah dan kendaraan kami selalu rusak. Yang paling parah itu di desa Deno dan desa Leong, terkadang kendaraan kami lari mundur di beberapa tanjakan di Deno,” keluh Yanto.

Ia mengaku hal tersebut membuatnya dan kawan-kawannya, Sopir Travel, harus bekerja gotong royong memperbaiki jalan dibeberapa titik yang parah. Pasalnya kata dia, kondisi jalan sangat parah.

Lanjutnya, dampak dari kerusakan jalan yang ada sepanjang jalan Deno sampai Dampek, membuat kendaraan pengangkut harus mendapat perawatan rutin setiap Minggu.

“Kami tidak butuh bantu makanan, atau uang, cukup bantu kami dengan membereskan infrastruktur jalan yang baik agar kami bisa bekerja dengan baik dan mengurangi biaya perbaikan kendaraan yang disebabkan oleh Jalan rusak,” terangnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh warga lain Eduardus Mose (33). Kata Edu, ada beberapa titik yang paling parah. Yakni di Deno, Muring desa Leong.

“Beberapa tanjakan yang rusak itu perna kami para sopir bergotong royong membeli material pasir dan semen untuk mengerjakan jalan yang rusak itu. Tapi kami butuh bantuan Pemda Matim untuk prioritaskan pengerjaan jalan itu,” demikian Edu.

Dihubungi secara terpisah Minggu (13/6/2021), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai tmTimur Bernadus Noel mengaku telah memperjuangkan aspirasi rakyat terkait infrastruktur jalan yang menghubungkan Deno- Lamba Leda untuk segera dikerjakan tahun 2021 ini.

Wakil Ketua DPRD Bernadus kepada media ini mengatakan bahwa kami sudah sampaikan kepada Pemerintah daerah Kabupaten Manggarai timur dalam rapat tahun lalu. Lanjutnya, pada tahun 2021 ini pemerintah akan alokasikan anggaran APBD kurang lebih Rp2,5 Miliar.

“Tahun ini ada anggaran untuk pengerjaan jalan itu senilai dua setengah milyar dari APBD, hanya saja masih dalam proses tender,” tegasnya.

Bernadus menghimbau kepada masyarakat agar tetap sabar, karena sedikit lagi jalur Deno, Muring, akan segera dikerjakan. Ia juga berterima kasih kepada Masyarakat yang aktif menyampaikan eluhan kepada pemerintah. Sebagai Anggota Dewan, Kata Nadus, ia siap menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi Rakyat di kantor DPRD.

“Saya siap untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dan itu tugas kami,” terangnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Manggarai Timur melalui Sekertaris Yosef H.Yusuf Urus,ST., saat ditemui di ruang kerjanya membenarkan terkait adanya pengerjaan jalan Paket Bangka Mangkang- Benteng Jawa pada tahun 2021.

Dikatakannya pada tahun 2021 ada pengerjaan jalan melanjuti pengerjaan tahun lalu. Dari Bangka Mangkang menuju Desa Deno. Dikatakannya sumberdaya itu bersumber dari APBD tahun 2021.

“Sebelum terjadi resionalisasi kita anggarkan kurang lebih Rp2,5 Miliar. Tetapi setelah rasionalisasi itu terjadi, kita bisa intervensi dengan dana Rp1,5 Miliar untuk pengerjaan jalan. Kalau jadi nanti peminjaman dana, di simpang Tangkul menuju Benteng Jawa itu dikerjakan juga dengan dana Rp25 Miliar,” tutur Sekdis Yusuf.

Dikatakan Sekdis Yusuf, pengerjaan jalan dengan dana Rp1,5 Miliar itu nanti sampai dimana, kemudian dilanjutkan dengan dana pinjaman daerah.

“Kita berharap masyarakat akan tetap sabar, kita masih proses lepas tender untuk pengerjaan itu,” tutup Sekdis Yusuf. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan