oleh

PLN Tingkatkan Kelistrikan di Kecamatan Alor Timur

-Alor, Daerah-208 views

RADARNTT, Kalabahi – PT PLN (Persero) terus berupaya meningkatkan kelistrikan dalam mendukung pembangunan pelabuhan internasional Maritaing di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Pembangunan pelabuhan tersebut dimulai pada awal 2020.

Menager UP3 (Unit Pelayanan Pelanggan) Kupang Arif Romhatin mengatakan untuk memastikan listrik di lokasi tersebut, PLN telah melakukan survei di pos lintas batas negara (PLBN) Maritaing (ujung Alor Timur).

Maritaing sebagai pintu gerbang Indonesia yang berbatasan laut dengan negara Timor Leste, saat ini di suplai dari PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Disel) Maritaing sebesar 265 KW. Pembangkit ini dikelola sub ULP ( Unit Layanan Pelanggan) Maritaing dengan beban puncak 153 KW dan mampu melistriki 6 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Alor Timur dengan 700 pelanggan

“PLN dalam mendukung PLBN akan melakukan beberapa rencana ke depan. Pertama PLN akan meningkatkan jam operasional dari 12 jam 24 jam pada Mei 2020,” kata Arif.

Selanjutnya, PLN akan menambahkan kapasitas menjadi 500 KW dan menyelesaikan perluasan jaringan dari 2 kms exsisting ke rencana lokasi pelabuhan internasional.

“Tidak hanya itu, PLN juga menargetkan dalam tahun ini akan menyelesaikan proyek listrik di Desa Padang panjang kecamatan Alor Timur yang mampu melistriki 400 kepala keluarga,” imbuhnya.

Bupati Alor Amon Djobo menyampaikan apresiasinya kepada PLN atas kerja kerasnya dalam melistriki perbatasan.

“Trima kasih kepada PLN baik pusat maupun bapak GM PLN Unit Induk Wilayah NTT beserta jajarannya di Kabupaten Alor yang mendukung NTT terang dan Alor terang,” ujarnya.

Dari 158 desa, 17 Kecamatan, dan 17 keluaran di Alor, sekita 100 desa sudah teraliri listrik dan 52 desa belum terlistrik. Amon berharap di tahun mendatang ke-52 desa tersebut bisa aliri listrik.

Dia menambahkan Alor merupakan daerah perbatasan, untuk itu diharapkan PLN juga merencanakan pembangunan infrastruktur listrik, seperti gardu, dan memenuhi kelistrikan, di mana perbatasan nantinya akan membutuhkan aktivitas tinggi. (Berita Alor Timur)

Komentar

Jangan Lewatkan