oleh

Pulihkan Aliran Listrik Kota Kupang Kebutuhan Prioritas

RADARNTT, Kupang – Pemulihkan aliran listrik pasca badai siklon tropis “Seroja” yang meluluhlantakkan infrastruktur kelistrikan di seluruh wilayah kota Kupang adalah kebutuhan prioritas saat ini untuk melayani warga kota Kupang. Mengingat semua fasilitas dan kebutuhan warga sangat bergantung pada listrik, tanpa listrik kota mati dan tak berdaya.

Demikian hal ini ditegaskan Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Alexander Take Ofong, S. Fil, di ruangan kerjanya, Rabu (7/4/2021).

Untuk itu, ia meminta kepada Pemerintah Provinsi dan Kota Kupang agar segera berkoordinasi dengan pihak PLN Unit Induk Wilayah NTT agar memberikan perhatian prioritas terhadap hal ini demi normalnya pelayanan aliran listrik untuk warga kota Kupang.

“Warga kota Kupang sangat bergantung pada listrik, segala urusan kebutuhan rumah tangga dan kerja sudah berbasis elektronik sehingga sangat butuh arus listrik,” kata Alex Ofong.

Sehingga hal ini menjadi prioritas pertama untuk segera ditangani dalam pekan ini agar tidak menghambat pelayanan masyarakat kota Kupang. Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi NTT ini, juga meminta Pemerintah dan PLN sebagai yang membidangi secara teknis agar bergerak cepat karena sudah tiga hari listrik padam, sangat terasa dampaknya.

“Orang tidak bisa mengambil air, mesin ATM tidak berfungsi, komunikasi terputus karena tidak bisa cas handphone, jaringan sinyal terganggu, aktivitas kantor pemerintah pun swasta juga tidak bisa berjalan normal,” tegasnya.

Saat ini, sambung Alex Ofong, masih dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga banyak aktivitas dilakukan secara daring (dalam jaringan) yang akan sangat terganggu, terutama bagi anak sekolah dan mahasiswa yang belum bisa melakukan sekolah dan perkuliahan tatap muka.

Dilansir InfoLabuanBajo.com, PLN NTT terus berupaya memulihkan kelistrikan terdampak hujan disertai angin akibat badai siklon tropis “Seroja” yang kembali melanda Provinsi NTT pada Minggu hingga Senin dinihari 4–5 April 2021.

Sampai dengan Senin, (5/4) pukul 12.00 WITA, PLN telah berhasil memulihkan 159 gardu terdampak siklon tropis tersebut dan lebih dari 33 ribu pelanggan kini telah menikmati aliran listrik PLN kembali.

“Begitu badai mereda, petugas kami langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi infrastruktur kelistrikan dan memperbaiki jaringan yang terdampak badai,” ucap General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko dalam siaran pers.

Sebelumnya, akibat badai siklon tropis “Seroja”, sebanyak 2.226 gardu yang tersebar di Kupang, Flores Bagian Barat, Flores Bagian Timur, dan Sumba padam. Kencangnya angin membuat banyak pohon bertumbangan, papan reklame roboh, tanah longsor, serta atap rumah beterbangan dan mengenai jaringan listrik menyebabkan aliran listrik terganggu. Khusus sistem kelistrikan Timor saat ini belum bisa dilakukan pemulihan dikarenakan akses jalan terputus.

“Anginnya memang sangat kuat, beberapa kantor kami juga mengalami kerusakan. Namun kami pastikan petugas di lapangan terus bekerja untuk memulihkan jaringan agar masyarakat bisa menikmati listrik kembali,” tambah Agustinus.

Dalam melakukan pemulihan, PLN selalu mengutamakan keselamatan pelanggan. PLN memastikan akan segera melakukan pemulihan aliran listrik ketika banjir telah surut atau kondisi jaringan telah dipastikan aman. Sementara untuk daerah yang masih terdapat genangan banjir, demi keselamatan warga, PLN belum dapat menyalakan aliran listrik. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan