oleh

Rumah Sakit Pratama Watu Nggong Mulai Dibangun dengan DAK Reguler Rp45 Miliar

RADARNTT, Borong – Rumah Sakit Pratama Watu Nggong di Desa Golo Ngawang Kecamatan Congkar Kabupaten Manggarai Timur mulai dibangun, acara peletakan batu pertama pengerjaan Gedung Rumah Sakit Pratama Watu Nggong dilakukan Bupati Agas Andreas, Kamis, (11/6/2021).

Dikerjakan PT Floresco Aneka Indah dengan pagu dana Rp45 Miliar. Pagu dana bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler Tahun 2021 mencakup beberapa item. Pembangunan Gedung IGD, Rawat Jalan, Gedung OK, serta Bangunan Penunjang Rumah Sakit Pratama Watu Nggong.

Acara Peletakan batu Pertama pembangunan Rumah Sakit Pratama , para rombongan Pemerintah Daerah Kabupaten Manggra Timur tiba di Golo Lada,pada Pukul 11.00, disambut secara adat dengan tuak Kepok Curu, dengan Pengalungan Selendang Songke terhadap Bupati Matim, Ketua DPRD, Kajari Ruteng, Kapolres Matim dan Dandim Ruteng.

Hadir dalam Acara Peletakan batu pertama, Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, Ketua DPRD Kabupaten Manggararai Timur Heremias Dupa, Wakil Ketua II DRPD Bernadus Nuel, Ketua Komisi C DPRD, Siprianus Habur. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Ruteng, Bayu Sugiri, Kapolres Manggarai Timur AKBP, Nugroho Arie Susanto, Dandim 1612 Manggarai.

Kepala Dinas Kesehatan Manggararai Timur dr. Surip Titin, Ketua PKK Theresia Wisang Agas, unsur Forkopimda, pimpinan OPD camat Congkar, pihak Bank NTT, Kontraktor pelaksana, Kontraktor pelaksana pengawas, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pastor Paroki Watu Nggong Ferdinandus Usman, para kepala Desa dan Lurah, Tokoh Adat dan Tokoh masyarakat.

Setelah pengalungan, dengan iringan Ronda (peraraka) Bupati bersama rombongannya bergerak menuju lokasi pembangunan RSP untuk melaksanakan ritual adat. Para tetua adat menyembelih seekor babi dan seekor kambing, sebagi Hewan korban ritus Adat Manggarai. Acara itu dilanjut dengan ibadat sabda pemberkatan dipimpin oleh Romo Ferdinandus Usman.

Pembangunan Gedung Rumah Sakit Pratama Watu Nggong berdampingan tak jauh dari Puskesmas Afirmasi Watu Nggong.

Dalam sambutan Peresmian Puskesmas Afirmasi dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Pratama Watu Nggong, Bupati Agas Andreas mengatakan, ketersediaan fasilitas kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena itu Rumah Sakit dan Puskesmas sebagai ujung tombak dalam penyelenggaraan kesehatan menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan masyarakat.

“Puskesmas diharapkan bertindak sebagai fasilitator, motivator dan pendidik dan agen perubahan yang turut serta mendukung terciptanya lingkungan dan prilaku hidup sehat demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik,” tutur Bupati Agas.

Dalam sambutannya pada kesempatan itu, Bupati Agas menjelaskan bahwa pemerintah telah bersungguh-sungguh dan terus berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Manggarai Timur.

“Hari ini kita melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan RSP Watu Nggong. Kita semua berdoa, agar bangunan ini nanti kokoh dan dalam pelaksanaanya berjalan lancar,” ungkap Bupati Andreas Agas.

Usai pelaksanaan acara ritual adat, Bupati Manggarai Timur dalam arahan singkatnya menyerahkan proses pengerjaan RSP Watu Nggong kepada PT Floresco Aneka Indah selalu pelaksana proyek. Sebelumnya, pihak PT Floresco Aneka Indah selaku pelaksana proyek itu berhasil mengerjakan bangunan RSUD Borong di Lehong. Bupati Agas percaya bahwa pihak kontraktor bisa mengerjakan bangunan RSP Watu Nggong dengan kualitas terbaik.

“Saya percaya kontraktor pelaksana proyek ini bisa kerja dengan baik. Kita berdoa agar tidak ada halangan dalam pelaksanaannya sehingga selesai tepat waktu,”tandasnya.

Bupati Andreas Agas juga berterimakasih kepada masyarakat Congkar atas kerelaan menyerahkan tanah untuk pembangunan fasilitas kesehatan RSP tipe D wilayah utara Manggararai Timur. Bupati bangga dengan masyarakat telah berpartisipasi mendukung program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah.

“Saya sangat bangga dengan keputusan tokoh adat, tokoh masyarakat Watu Nggong pemerintah Kecamatan Congkar yang telah mendukung program-program pemerintah demi kemajuan masyarakat di Congkar ini.
Terimakasih telah berpartisipasi merebut program pemerintah,” ungkap Bupati Agas.

“Menyerahkan tanah untuk membuat rumah sakit ini tidak ada ganti rugi, itu luar biasa. Biasanya yang memberi dengan tulus akan dilimpahkan rezeki. Pembangunan fasilitas kesehatan ini untuk meningkatkan kualitas derajat kesehatan manusia,” tutupnya.

Sementara itu, Dalam sambutan Laporan Panitia, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Surip Tintin mengatakan bahwa gedung puskesmas Watu Nggong yang dibangun tahun 2020 adalah Gedung Puskesmas Afirmasi yang kesepuluh.

“Dinas Kesehatan Manggrai Timur mendapat kepercayaan membangun Puskesmas Afirmasi mulai dari tahun 2018 sampai 2021 sebanyak sebelas Gedung,” tukas kadis Dinkes yang kerap disapa dr.Tintin itu.

Ia menjelaskan, untuk tahun 2021 itu ada Puskesmas Afirmasi Mamba. Lanjut ia mengatakan, setiap paket Puskesmas Afirmasi, nilainya sekitar 9 sampai 10 Miliar rupiah. Dimana, gedung utama nilainya Rp5,9 Miliar. Paketnya terdiri dari Gedung Utama, Rumah Dinas, alat kesehatan (alkes), Sarana Transportasi, Instalasi Listrik dan Instalasi Air.

“Jadi Paket Afirmasi itu adalah paket gedung lengkap dan sarana dan prasarana,” terangnya.

“Kemudian, untuk Gedung Rumah Sakit Pratama Watu Nggong, kita mendapatkan DAK Reguler tahun 2021, yang rencananya akan dilaksanakan selama tujuh (7) bulan kegiatan. Kita berharap, bulan Desember tahun 2021, Rumah Sakit kita ini sudah selesai dibangun,” tutur dr. Tintin.

Dengan demikian, kata dr. Tintin, dengan dukungan doa dari masyarakat, tahun 2022 nanti, Rumah sakit Pratama Watu Nggong akan mendapatkan nomor register di Kementerian, dan bisa beroperasi di tahun 2022.

Paket Pembangunan Rumah Sakit Pratama Watu Nggong, kata dr. Tintin, nilainya Rp45 Miliar. Terdiri dari Fisik Rp30 Miliar dan Rp15 Miliar adalah Alat Kesehatan.

Adapun tujuan kehadiran Rumah Sakit Pratama Watu Nggong dibangun, kata dr. Tintin adalah pendekatan Pelayanan Rujukan. Lanjutnya, dimana nantinya Rumah sakit ini akan memberikan pelayanan kepada Masyarakat di wilayah 14 Puskesmas di wilayah Utara kabupaten Manggarai Timur.

“Sehingga Rumah sakit ini menjadi Rumah Sakit Penyanggah sebelum pasien dirujuk di rumah sakit umum daerah Borong di Lehong,” tutup dr. Tintin. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan