oleh

SMAK Giovani Kupang Ajukan Vaksinasi Pelajar, Dinkes Belum Layani

RADARNTT, Kupang – Kepala Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Giovani Kupang, Romo Stefanus Mau kepada media ini mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Kupang untuk mendapat vaksinasi pelajar di sekolah.

Meskipun surat permohonan telah diajukan sejak 7 Agustus 2021. namun belum ada tanggapan dari Dinkes kota Kupang.

“Kami sebagai kepala sekolah dan guru harapkan pemerintah untuk serius lakukan vaksin terhadap pelajar dengan vaksin langsung di sekolah. Kami dari SMA Katolik sudah ajukan permohonan ke Dinas Kesehatan kota untuk dapatkan vaksin untuk pelajar namun belum ada tanggapan,” kata Romo Stef Mau.

Pada hal, kata dia, saat lalu pemerintah minta untuk lakukan tatap muka terbatas. Namun, kalau siswa-siswi belum divaksin orang tua sangat berkeberatan untuk izinkan anak ke sekolah.

“Berarti belajar online terus berlangsung dan hal ini akan mengancam keberlangsungan pendidikan yang berkualitas. Anak sudah bosan di rumah dan tidak ada yang kontrol anak di rumah. Orangtua bekerja,” jelasnya.

Romo Stef Mau menyebutkan siswa kelas X, XI, XII berjumlah 963 orang yang diusulkan  untuk mendapat vaksin.

“Pihak sekolah meminta kepada Bapak Gubernur agar ada program dan jadwal vaksin untuk peserta didik langsung di sekolah,” tegas Romo Stef Mau.

Dia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah terkait semua tenaga pendidik dan kependidikan di sekolah tersebut yang sudah selesai divaksin.

Sementara Kepala Dinkes Kota Kupang, drg.Retnowati mengatakan belum ada jatah vaksinasi untuk anak-anak dan saa ini masih penyelesaian vaksin tahap kedua bagi lansia dan petugas publik.

“Belum ada jatah untuk anak-anak, masih selesaikan vaksin ke dua,” kata Retno menjawab media ini via seluler, Senin (23/8/2021) petang.

Dijelaskannya bahwa, saat ini masih dalam penyelesaian vaksin tahapan kedua bagi lansia dan petugas publik setelah nakes, dan jika dari pusat sudah membuka program vaksinasi kepada pelajar maka pihaknya akan melakukan sesuai tahapan yang sudah ada. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan